Prediksi Belgia Vs Jepang: Menang Lawan Inggris, Jadi Pembuktian Belgia

Prediksi Belgia Vs Jepang: Menang Lawan Inggris, Jadi Pembuktian Belgia
Newswire | 29 Juni 2018 17:12 WIB
Roberto Martinez - Reuters/Francois Lenoir

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah malam yang abstrak di Baltik dimana Inggris harus berjuang keras untuk menekan rasa puas mereka dimana kekalahan dari tim lain menawarkan jalan yang lebih mudah ke final, Belgia percaya bahwa peruntungan Piala Dunia akan memihak mereka yang berani.

Terakhir kali "Generasi Emas" Setan Merah ini berpikir mereka memiliki undian mudah, mereka tidak mampu memaksimalkannya, kata pelatih Roberto Martinez. "Maka sekarang, mereka siap untuk menghadapi siapapun, setelah Jepang pada Senin depan.

Kemenangan 1-0 mereka dan keberhasilan memuncaki klasemen Grup G yang diamankan di Kaliningrad berkat sepakan melengkung Adnan Januzaj membawa mereka menuju paruh fase gugur di mana terdapat pula Brasil, Prancis, dan Argentina.

Dengan juara bertahan Jerman yang telah tereliminasi, paruh Inggris hanya dihuni Spanyol sebagai satu-satunya mantan juara.

Namun Martinez, yang sebelum pertandingan mengatakan kemenangan bukan prioritas dan melakukan sembilan perubahan kepada tim intinya, menolak untuk melihat hasil dengan cara itu dan menekankan kejanggalan yang ada di dunia sepak bola.

"Menurut saya, Anda tidak dapat merencanakan skenario ideal," kata pria Spanyol itu, menggaris bawahi kesulitan yang dialami Jerman dan tim-tim papan atas lainnya sejauh ini.

"Saya tidak berpikir bahwa di Piala Dunia Anda dapat sukses dengan berharap bisa mendapatkan jalan yang mudah. Kami melihatnya di Piala Eropa dua tahun silam."

Pada Piala Eropa 2016, Belgia finis di urutan kedua grup di bawah Italia, yang membuat mereka akan terhindar dari bertemu Jerman, Prancis, atau juara bertahan Spanyol sebelum final.

Setelah menghancurkan Hungaria dengan skor 4-0 pada 16 besar, Belgia berpikir mereka telah meletakkan satu tangan di trofi, namun Wales memiliki pemikiran lain dan memulangkan mereka melalui kemenangan 3-1 di perempat final.

"Pada situasi non pertandingan hal itu sulit untuk dilihat, Inggris terlihat sinis dan Belgia pada akhirnya memutuskan untuk tidak menodai citra mereka," demikian ditulis surat kabar Brussel, Le Soir, setelah pertandingan Kamis di mana pelatih Inggris Gareth Southgate tidak berbuat banyak untuk menyelamatkan hasil imbang pada 30 menit terakhir.

Harian lain De Standaard menulis, "Setan Merah memperlihatkan mereka memiliki sportivitas dan ambisi dan mereka tidak takut pada siapapun -- tidak pula perempat final melawan Brasil."

Martinez memuji kegembiraan yang dibawa segenap skuadnya ke lapangan dan telah bekerja untuk membangun semangat tim sejak perseteruan terkait ego yang mengganggu Belgia di bawah pendahulunya Marc Wilmots pada Piala Dunia terakhir dan Piala Eropa 2016.

"Di lapangan, kami hanya berpikir untuk bersenang-senang," kata gelandang serang 21 tahun Youri Tielemans, yang memaksa kiper Inggris Jordan Pickford melakukan penyelamatan bagus dengan sepakan jarak jauhnya pada babak pertama.

"Semua kalkulasi ini bukan sesuatu untuk kami namun untuk pers. Kedua paruh undian sulit. Kami memperlihatkan bahwa kami sangat kompetitif di seantero skuad."

Sumber : Antara

Tag : piala dunia 2018, timnas jepang, Timnas Belgia
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top