Kemenangan Atas Polandia Bikin Mental Pemain Kolombia Naik Drastis

Kemenangan Atas Polandia Bikin Mental Pemain Kolombia Naik Drastis
Newswire | 25 Juni 2018 17:53 WIB
Timnas Kolombia - Reuters

Bisnis,com, JAKARTA - Pelatih Kolombia Jose Pekerman mengatakan timnya masih perlu berbenah agar menjadi lebih baik lagi meskipun tim telah kembali dengan pola permaianan di Piala Dunia mereka dengan menghancurkan Polandia 3-0 di Kazan Arena pada Minggu.

Merespon hasil buruk saat laga pembukaan oleh Jepang yang menakjubkan, kemenangan besar menghidupkan kembali kenangan gaya bermain para pemain Kolombia yang sukses melaju hingga babak perempat final Piala Dunia di Brazil empat tahun lalu.

Dengan James Rodriguez dan Juan Quintero yang mendapat umpan-umpan dari lini tengah sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Radamel Falcao membuka skor Piala Dunianya di lini depan, pemain tim Kolombia itu melucuti barisan pertahanan Polandia yang rapuh.

Pekerman tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukannya meskipun dengan kemenangan atas Senegal di Samara pada Kamis sangat diperlukan untuk menjamin langkah dari Grup H ke babak 16 besar.

"Kemenangan ini akan membuat kita lebih kuat," kata pelatih asal Argentina itu dalam konferensi pers.

"Tingkat kebugaran kami meningkat dan hari ini dari awal hingga akhir kami tetap setia pada gaya permainan kami itu.

"Tetapi kami tidak akan menjadi lupa diri, secara mental kami berada di tempat yang bagus tetapi kami harus terus meningkatkannya karena kami ambisius dan kami ingin melanjutkan di Piala Dunia ini sebagaimana yang kami harapkan.

"Kami akan terus melaju dengan perjuangan keras." Pekerman memberikan penghargaan kepada para penggemar yang mengenakan kaos kuning kebanggaan tim Kolombia yang meneriakkan dukungan untuk tim mereka di Arena Kazan, dan masih banyak lagi di Kolombia.

Dia juga berkomentar untuk bek Carlos Sanchez, yang mendapat kartu merah tiga menit setelah pertandingan dimulai atas handball yang disengaja dan memberikan kontribusi besar terhadap kekalahan 2-1 dari Jepang.

"Dia mengalami masa-masa sulit beberapa hari terakhir ini," kata Pekerman.

"Kami ingin berbagi kemenangan ini dengan dia. Saya mengekspresikannya secara pribadi, tapi itu adalah sesuatu yang dirasakan oleh semua anggota skuad." Sepanjang ingatan kasus pembunuhan bek Kolombia Andres Escobar yang membuat kesalahan dengan gol bnuh dirinya di Piala Dunia 1994, polisi di negara Amerika Selatan itu saat ini sedang menyelidiki ancaman kematian yang dilakukan terhadap Sanchez.

"Pemain sangat terpengaruh oleh masalah ini dan saya pikir kita semua mengerti sepak bola adalah sesuatu yang lain," tambah Pekerman.

"Hal-hal ini seharusnya tidak boleh dianggap enteng. Entah itu dikonfirmasi atau tidak, ini adalah sesuatu yang sangat menyakitkan."

Sumber : Antara

Tag : piala dunia 2018, timnas kolombia
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top