PIALA DUNIA 2018: Peru Tidak Ingin Prancis Menang

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Peru Ricardo Gareca yakin bahwa timnya tersebut mampu mengalahkan siapapun, dan tidak akan membiarkan Prancis mengolok-olok permain penyisihan grup C nanti.
Muhammad Ridwan | 21 Juni 2018 17:29 WIB
Tim nasional Peru melakukan latihan - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Peru Ricardo Gareca yakin bahwa timnya tersebut mampu mengalahkan siapapun, dan tidak akan membiarkan Prancis mengolok-olok permain penyisihan grup C nanti.

Meski harus mengakui keunggulan Timnas Denmark yang mampu memasukkan gol ke gawang Peru satu kali, hasil tersebut tidak akan membuat semangat pemain Peru menurun, dan optimis untuk memenangkan laga penyisihan grup C melawan Prancis, Kamis (21/6/2018).

“Kita akan membuat Prancis bermain dengan gaya kita, dan tidak akan membiarkan Prancis menekan Peru. Kita jelas tidak bisa terus mengontrol permain Prancis sepanjang pertandingan, tetapi kita akan mengembangkan gaya permain kami. Tekad kita adalah untuk menang,” ujar Gareca pada konferensi pers yang dikutip Kamis (21/6/2018).

Pelatih asal Argentina ini menekankan kepada Peru,  untuk bisa lolos ke putara PIala Dunia setelah 36 tahun yang lalu merupakan hal yang tidak mudah, jadi  harus berjuang sangat keras.

“Apapun keadaannya, kami sudah biasa menjadi tim underdog dalam situasi seperti ini, saya rasa kita bisa mengalahkan tim manapun, kita mempunyai strategi untuk menang,” tuturnya.

Gareca membantah jika penyerang veteran Paolo Guerrero, yang tampil cukup tajam sebagai pemain pengganti saat melawan Denmark akan bermain diawal laga. Gareca menambahkan, keputusan itu tidak ada hubungannya dengan kebugaran fisik pemain berumur 34 tahun itu.

“Tidak ada masalah pada Paolo, saya juga membantah bahwa permain Peru membaik karena masuknya Paolo pada babak kedua saat melawan Denmark. Sejujurnya saya tidak melihat adanya perubahan, apa yang saya lihat dibabak pertama sama seperti yang ada di babak kedua,” jelas Gareca

“Kita bisa mencapai pada tahap ini karena kita telah melalui berbagai proses, sehingga kita bisa bermain sebagai tim, bahkan saat pemain hebat tersebut tidak dapat bermain,” ujarnya.

Sumber : Reuters

Tag : piala dunia 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top