PIALA DUNIA 2018: Rahasia Sukses Belgia Taklukkan Panama 3-0

Bagi pelatih Belgia Roberto Martinez kemenangan 3-0 yang diraih timnya atas Panama, Senin (18/6/2018) , bukan hanya karena keunggulan individu pemain-pemain.
Newswire | 19 Juni 2018 10:15 WIB
Sebuah tendangan voli yang menakjubkan dari Dries Mertens dan dua Romelu Lukaku mematahkan perlawanan dari Panama yang tampil berani pada debut Piala Dunia mereka ketika Belgia melaju untuk menang 3-0 dalam pertandingan Grup G perdana mereka di Senin (18/6/2018) - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi pelatih Belgia Roberto Martinez kemenangan 3-0 yang diraih timnya atas Panama, Senin (18/6/2018) , bukan hanya karena keunggulan individu pemain-pemain.

Dia menyebut kemenangan itu sebagai bukti rasa solidaritas tim dalam upaya memenangkan Piala Dunia 2018. Tendangan voli Dries Mertens dua menit setelah turun minum sangat penting untuk menenangkan saraf dan rasa frustrasi, karena Belgia menghabiskan tujuh pertandingan pembuka Piala Dunia berturut-turut tanpa gol pada paruh waktu laga.

"Ini memberi Anda banyak ruang untuk bernapas," kata Martinez kepada wartawan.

"Saya rasa sejak saat itu kami lebih percaya diri, kami lebih memegang kendali."

Gol ganda dari Romelu Lukaku, berkat assist Eden Hazard dan Kevin De Bruyne, kian mengokohkan dominasi Belgia. Tapi Martinez, yang dipekerjakan sejak dua tahun lalu untuk mengakhiri rekor kurang berprestasi bagi "generasi emas" Setan Merah, sangat menekankan komitmen pemain-pemain lini depannya untuk juga kembali memperkuat pertahanan.

"Tidak ada pertandingan yang mudah," katanya seraya memberikan pujian atas sikap defensif mereka terhadap tim Panama yang selanjutnya akan menghadapi Inggris dan Tunisia.

"Kami baru saja sedikit merasa cemas, tetapi saya senang dengan cara kami bertahan."

"Anda tidak bisa merasa bangga bahwa mereka tampil sebagai sebuah tim dan semua orang menunjukkan bahwa dia siap membantu," kata pelatih asal Spanyol itu.

Bertabur Bintang

Martinez membawa tim Belgia yang bertabur bintang tetapi mengelola mereka dengan caranya sendiri, sebagaimana dia menangani Everton dan Wigan Athletic di Liga Inggris, mendapatkan hasil terbaik dari sumber daya yang lebih.

"Ini adalah momen untuk menunjukkan kedewasaan, momen untuk menunjukkan ketenangan dan kebersamaan yang nyata," katanya tentang jeda turun minum ketika Jaime Penedo mampu menjaga gawang Panama tanpa kebobolan sehingga menguji syaraf para pemain Belgia. "Saya sangat senang dengan komitmen setiap individu pemain."

Martinez melanjutkan, "Kami harus berkembang. Kami berkembang di babak kedua dan sekarang kami harus membawanya ke pertandingan berikutnya."

Setelah terjebak sepanjang musim dengan lini belakang yang diisi tiga pemain -- memasukkan Dedryck Boyata pada Senin untuk menggantikan Vincent Kompany yang cedera -- Martinez bergeser ke empat pemain di lini pertahanan dan akan melakukannya lagi.

"Sangat penting untuk fleksibel," kata Martinez.

"Jika anda bisa ditebak, maka pihak lawan bisa bekerja mengantisipasinya."

Belgia selanjutnya sudah melawan Tunisia pada Sabtu dan Inggris pada Kamis depan.

 

Sumber : Antara

Tag : piala dunia 2018
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top