Piala Dunia 2018: Lima Kapten Timnas yang Patut Disorot

Peran kapten dalam sebuah tim sepak bola sangat vital, baik dalam memberikan pengalaman, motivasi, hingga meredam emosi sesama rekan di atas lapangan hijau.
Rio Sandy Pradana | 13 Juni 2018 04:22 WIB
Timnas Inggris merayakan gol kedua ke gawang Nigeria yang dicetak kapten tim Harry Kane (kanan) dalam uji coba pada Minggu dini hari WIB (3/6/2018). - Reuters/Darren Staples

Bisnis.com, JAKARTA--Peran kapten dalam sebuah tim sepak bola sangat vital, baik dalam memberikan pengalaman, motivasi, hingga meredam emosi sesama rekan di atas lapangan hijau

Dari 32 timnas yang akan berlaga selama sebulan penuh di Piala Dunia 2018 Rusia, pemain yang dipilih sebagai kapten sangat bervariasi. Beberapa tim ada yang mengandalkan pemain muda penuh talenta, tetapi banyak yang masih berpatokan pada pengalaman dan usia dalam menentukan kapten.

Dalam laman resmi FIFA yang dikutip, Rabu (13/4/2018), berikut lima kapten yang layak menjadi sorotan atau bahkan salah satunya mampu untuk mengecup piala emas yang sebelumnya bernama Trofi Jules Rimet.

1. Essam El Hadary (Mesir)
Kiper asal timnas Mesir ini bisa mengambil alih rekor pemain tertua di Piala Dunia milik mantan kiper Kolombia, Faryd Mondragon dengan usia 43 tahun dan tiga hari. El Hadary, yang juga mengenakan ban kapten tersebut, yang berusia 45 tahun dan 150 hari akan mengambil alih peran pemain tertua dalam sejarah turnamen.

2. Harry Kane (Inggris)
Striker Tottenham ini masih berusia 24 tahun. Namun, visi tujuan dan kepemimpinan yang dimiliki mampu membuat manajer Inggris Gareth Southgate menunjuknya sebagai kapten. Sebelumnya, ban kapten dikenakan oleh pemain legendaris seperti Wayne Rooney, John Terry, David Beckham, hingga Gary Lineker.

Pemain berjuluk Hurrikane yang telah mencetak lebih dari 100 gol dalam empat musim terakhir di level klub, akan menjadi kapten termuda turnamen.

3. Neymar Jr.
Pemain andalan Paris Saint Germain merupakan salah satu bintang yang akan mengemban tugas sebagai kapten dan bertanggung jawab untuk memimpin Brasil merebut gelar keenam di Piala Dunia.

Striker yang baru pulih dari cedera ini diharapkan mampu menyuguhkan aksi brilian seperti saat pertandingan persahabatan melawan Kroasia beberapa waktu lalu. Meskipun Tite sebagai pelatih Brasil belum mengonfirmasi secara resmi, patut dinanti pemain yang bertalenta ini diberi kesempatan sebagai kapten.

4. Aron Gunnarsson (Islandia)
Kebangkitan Islandia menjadi salah satu kisah paling menarik dalam sepak bola internasional selama beberapa tahun terakhir. Negara ini lolos ke Piala Eropa untuk pertama kalinya pada 2015, sebelum dikalahkan tuan rumah Prancis pada babak perempat final.

Setelah lolos pada putaran final Piala Dunia, Gunnarsson didapuk untuk kembali memimpin negaranya dan memikul tanggung jawab untuk menunjukkan semangat yang sama seperti yang mereka tunjukkan dua tahun lalu di Prancis.

5. Radamel Falcao (Kolombia)
Falcao yang sedang moncer bersama AS Monaco empat tahun silam terpaksa harus melewatkan Piala Dunia pertamanya di Brasil. Striker berusia 32 tahun itu mengalami cedera ligamen lutut saat membela klub sebelum Piala Dunia dimulai.

Saat itu, Kolombia terpaksa tampil tanpa pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, yang akhirnya tersingkir oleh tuan rumah. Terkadang kehidupan menawarkan kesempatan kedua, kali kini pemain berjuluk El Tigre ini bersiap untuk menjadi kapten Los Cafeteros dan menulis bab lain dalam buku sejarah negaranya.

Tag : piala dunia 2018
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top