Persatuan Judo Eropa Sebut Kuncian Ramos ke Salah Ilegal, Ini Nama Tekniknya

Persatuan Judo Eropa Sebut Kuncian Ramos ke Salah Ilegal, Ini Nama Tekniknya
Newswire | 30 Mei 2018 18:06 WIB
Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kanan) dijatuhkan dengan posisi tangan terjepit oleh pemain Real Madrid Sergio Ramos dalam final Liga Champions 2018 di stadion NSC Olimpic, Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) atau Minggu (27/5/2018) WIB. Salah akhirnya keluar lapangan setelah mengalami cedera akibat kejadian itu. Kompetisi liga tersebut akhirnya dimenangkan Real Madrid dengan skor 3-1 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -  akhirnya angkat bicara soal insiden yang melibatkan Sergio Ramos dan Mohamed Salah pada laga final Liga Champions Ahad kemarin. Menurut mereka, teknik kuncian yang dilakukan Ramos merupakan teknik yang dilarang dalam pertandingan Judo.

Melalui akun resmi twitternya, Persatuan Judo Eropa menyatakan bahwa teknik kuncian tangan waki-gatame yang dilakukan Ramos merupakan teknik yang berbahaya. Karena itu, teknik tersebut dilarang dalam pertandingan Judo.

"Waki-gatame adalah teknik yang berbahaya. Itulah kenapa tak diperbolehkan dalam Judo untuk transisi ke ne-waza (teknik kuncian di bawah). Apa yang anda pikir soal pelanggaran ini pada final Liga Champions antara Real Madrid dan Liverpool kemarin?" cuit akun @europeanjudo.

Dalam cuitan itu, mereka juga mengunggah foto pergulatan yang menyebabkan Mohamed Salah akhirnya mengalami dislokasi bahu kiri. Dalam foto tersebut mereka menuliskan, "Kuncian tangan terlarang di Judo, tetapi dalam sepak bola cukup baik untuk memenangkan Liga Champions."

Insiden antara Sergio Ramos dengan Mohamed Salah terjadi pada menit ke-25. Saat itu, Liverpool tengah gencar-gencarnya menekan Real Madrid. Namun setelah Salah keluar pada menit ke-30 angin tampak berbalik ke Real Madrid. Mereka mulai berani lebih bermain menyerang dan terbuka.

Sumber : Tempo

Tag : liverpool, real madrid
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top