Hadapi Paket Hemat, Ancelotti Gantikan Sarri Tangani Napoli

Napoli menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru pada Kamis dini hari WIB (24/5/2018) dengan tugas utama menghadang dominasi Juventus di Serie A Italia.
M. Syahran W. Lubis | 24 Mei 2018 08:09 WIB
Carlo Ancelotti - Reuters/Fabian Bimmer

Bisnis.com, JAKARTA – Napoli menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru pada Kamis dini hari WIB (24/5/2018) dengan tugas utama menghadang dominasi Juventus di Serie A Italia.

Ancelotti akan menggantikan Maurizio Sarri, yang memimpin Napoli finis sebagai runner up Serie A dalam dua dari tiga musim terakhir selama ditanganinya, serta satu musim lagi menduduki posisi ketiga.

“SSC Napoli dengan senang mengumumkan telah tercapai persetujuan dengan Carlo Ancelotti untuk menjadi pelatih kepala tim pertama untuk tiga musim mulai 2018-2019,” demikian pernyataan di website resmi Napoli.

Tim besutan Sarri menuai pujian karena permainan terbuka yang mengalir bebas, tetapi mereka tak punya mesin pembunuh di lini depan yang diperlukan untuk mengandaskan Juventus yang memenangi Serie A selama tujuh musim terakhir.

Bagaimanapun, Sarri telah menorehkan rekor bagi Napoli dengan pencapaian 91 poin pada Serie A musim 2017-2018 yang baru berakhir dan menjadi satu-satunya klub yang meraih nilai setinggi itu tetapi gagal menjadi juara sepanjang sejarah kompetisi teratas di Italia itu.

Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis menyampaikan terima kasih atas kontribusi Sarri melalui akun Twitter resmi dirinya.

“Dia [Sarri] membawa kegembiraan dan prestise untuk [Kota] Naples dan fans Napoli di seluruh dunia dengan sepak bola yang menghibur yang menuai pujian dari berbagai penjuru. Well done, Maurizio," tulis De Laurentiis.

Ancelotti, 58 tahun, kembali ke Serie A setelah 9 tahun absen, terakhir dia menangani klub Bundesliga Bayern Munchen dan dipecat pada September tahun lalu. Itu menjadi kegagagalan yang langka bagi karier cemerlang Ancelotti.

Di negaranya dia melatih sejumlah klub yakni Reggiana, Parma, Juventus, dan AC Milan, sedangkan di luar Italia dia pernah menjadi pelatih kepala di Chelsea, Real Madrid, Paris Saint-Germain (PSG), dan Munchen.

Ancelotti memenangi gelar juara Liga Champions Eropa dua kali bersama Milan dan sekali untuk Real Madrid, juga titel domestik untuk Chelsea, Milan, PSG, dan Munchen.

Satu masalah untuk Ancelotti ialah dia tidak mungkin memiliki uang untuk dibelanjakan di bursa transfer seperti yang dinikmatinya di klub-klub sebelumnya karena De Laurentiis sering mengatakan bahwa Napoli tidak dapat menyamai kekuatan belanja klub elit Eropa. Jadi, Ancelotti mesti bersiap menghadapi paket hemat di setiap jendela transfer.

Sumber : Reuters

Tag : liga italia
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top