Tensi Panas Rebutan Tiket Liga Champions Lazio vs Inter di Serie A

Lazio dan Inter Milan akan terlibat dalam pertarungan dramatis untuk tiket terakhir Liga Champions dari Serie A Italia.
Newswire | 18 Mei 2018 15:12 WIB
Striker Inter Milan Mauro Icardi - Reuters/Alessandro Garofalo

Bisnis.com, JAKARTA – Lazio dan Inter Milan akan terlibat dalam pertarungan dramatis untuk tiket terakhir Liga Champions dari Serie A Italia, ketika mereka bertemu pada pertandingan yang bernilai jutaan euro.

Lazio saat ini menghuni peringkat keempat Serie A sekaligus spot terakhir Italia untuk fase grup Liga Champions musim depan, sedangkan Inter berada tiga poin di belakang mereka di peringkat kelima di mana jadwal pertandingan mempertemukan kedua klub itu pada hari terakhir musim yang kini tampak seperti playoff.

Inter sangat ingin mengakhiri absen 6 tahun mereka dari kompetisi elit Eropa yang mereka menangi pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho. Partisipasi terakhir mereka adalah pada 2011/2012 ketika mereka kalah gol tandang dari Olympique de Marseille di putaran 16 besar.

                                       Bomber Lazio Ciro Immobile - Reuters/Leonhard Foeger 

Inter dan Lazio bermain imbang 0-0 pada pertemuan pertama mereka musim ini, yang berarti jika Inter menang, mereka akan menggeser Lazio berkat keunggulan rekor head to head.

Hasil selain itu akan mengirim Lazio langsung ke fase grup di mana mereka dapat mengharapkan pembayaran minimal sebesar lebih dari 12 juta euro, plus pembayaran lain dari distribusi pendapatan televisi dan pemasaran.

Lazio semestinya dapat mengamankan posisi mereka pada pekan lalu, namun mereka ditahan imbang 2-2 di markas tim yang terancam degradasi Crotone meski sempat memimpin terlebih dahulu.

"Itu merupakan tindakan membuang peluang yang besar," kata gelandang Senad Lulic. "Kami layak berada di Liga Champions, akan memalukan untuk menyia-nyiakannya sekarang."

Liga Champions merupakan target minimal bagi pelatih Luciano Spalletti ketika ia menjadi pelatih kesepuluh Inter dalam tujuh tahun sejak kepergian Mourinho sebelum awal musim.

Inter memimpin klasemen Liga Italia pada Desember, tetapi kemudian tampil tidak konsisten.

Kekalahan mengejutkan 1-2 dari tamunya Sassuolo pada akhir pekan lalu, yang menurut Spalletti telah membuat para pemainnya putus asa, terlihat telah mengakhiri peluang mereka, tetapi mereka mendapatkan berkah dari hasil yang didapat Lazio di markas Crotone sehari kemudian.

Tensi di antara kedua klub telah meningkat menyusul laporan media yang menyebutkan bahwa bek Lazio Stefan de Vrij akan bergabung dengan Inter ketika kontraknya habis pada akhir Juni.

"Mendapat berita seperti itu 10 hari sebelum akhir musim dan sepekan sebelum pertemuan langsung mestinya dihindari," kata direktur olahraga Lazio Igli Tare. "Itu dapat terjadi pada akhir musim atau bahkan beberapa pekan kemudian."

"Saya tidak tahu apakah itu ulah klub atau agen namun itu adalah sesuatu yang tidak akan saya lakukan. Orang ini memberi begitu banyak kepada kami selama bertahun-tahun dan layak untuk pergi dengan rasa hormat dan tepuk tangan dari para penggemar."

Juventus telah mengamankan gelar ketujuh beruntun mereka, sedangkan Napoli dan AS Roma telah memastikan dua tiket tersisa untuk Liga Champions.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : lazio, inter milan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top