Gagal Perkuat Brasil di Piala Dunia, Alves Minta Fans Tak Menangis

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengungkapkan bek Dani Alves akan kehilangan kesempatan tampil di putaran final Piala Dunia 2018 yang dimulai bulan depan di Rusia.
M. Syahran W. Lubis | 13 Mei 2018 23:58 WIB
Dani Alves (kiri) saat bersama Neymar memperkuat Brasil. - Reuters/Bruno Kelly

Bisnis.com, JAKARTA – Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengungkapkan bek Dani Alves akan kehilangan kesempatan tampil di putaran final Piala Dunia 2018 yang dimulai bulan depan di Rusia.

Alves, yang merumput bersama klub juara Ligue 1 Prancis Paris Saint-Germain (PSG), mendapatkan cedera ligamen lutut kanan ketika membela klubnya dalam final Piala Prancis saat menaklukkan Les Herbiers 2-0 pada Rabu dini hari WIB (9/5/2018).

Menghadapi kenyataan pahit itu, Alves meminta para pendukungnya agar tidak menangisi kegagalannya tampil di Rusia. “Jangan menangis untuk saya,” tuturnya sambil berjanji berupaya sesegera mungkin kembali bermain.

Kemenangan PSG di Piala Prancis itu ternyata berharga sangat mahal bagi Alves lantaran didiagnosa dokter harus beristirahat paling tidak selama 6 bulan sehingga dipastikan tidak bisa membela negaranya di Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya akan kembali,” demikian pesan yang disampaikan pemain belakang berusia 35 tahun itu, yang memenangi gelar Liga Champions, Copa America, dan sejumlah trofi di Spanyol, Italia, dan Prancis, kepada penggemarnya.

Alves mencoba memperlihatkan bahwa dia tidak terlalu memikirkan ketidak-beruntungannya gagal membela Brasil di Rusia.

“Saya tak mau ada yang menangis untuk saya. Saya tidak ingin ada yang menyesalkan kejadian ini. Saya tetap hidup dalam impian-impian saya,” papar mantan pemain Barcelona dan Juventus itu.

Alves menambahkan bahwa dia yakin masih bisa bermain di putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar meskipun saat itu dia akan berusia 39 tahun.

“Saya tidak memikirkan saya sebagai veteran. Anda lihat, semangat saya sama seperti 13 tahun yang lalu. Siapa yang tahu ketika Piala Dunia 2022 datang, saya masih tetap berkompetisi untuk mendapat satu tempat dalam tim [Brasil]. Tubuh saya akan 39 [tahun], tetapi spirit saya kembali ke usia 17,” lanjutnya.

Brasil merupakan satu-satunya tim nasional yang tidak pernah absen lolos ke putaran final sejak Piala Dunia digelar pertama kali pada 1930 di Uruguay. Brasil juga merupakan timnas dengan koleksi trofi Piala Dunia terbanyak yakni lima kali yang dimenangi pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Di Piala Dunia 2019, Brasil, yang ditukangi pelatih Tite alias Adenor Leonardo Bacchi, yang berusia 56 tahun, tergabung dalam Grup E bersama Kosta Rika, Swiss, dan Serbia.

Sumber : Reuters

Tag : timnas brasil, piala dunia 2018
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top