Dijebol Roma Dua Kali, Ini Kata Bos Liverpool Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menolak untuk meratapi dua gol pada menit-menit akhir pertandingan yang bersarang ke gawang klubnya saat mereka menang 5-2 atas AS Roma dalam leg pertama semifinal Liga Champions.
Newswire | 25 April 2018 13:26 WIB
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp memeluk striker Mohamed Salah ketika ditarik keluar pada menit ke-75 saat The Reds membantai AS Roma 5-2. - Reuters/Carl Recine

Bisnis.com, JAKARTA – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp menolak untuk meratapi dua gol pada menit-menit akhir pertandingan yang bersarang ke gawang klubnya saat mereka menang 5-2 atas AS Roma dalam leg pertama semifinal Liga Champions pada Rabu pagi WIB (25/4/2018).

Pelatih berkebangsaan Jerman tersebut bahkan mengemukakan bahwa anak asuhnya tampil sempurna selama 80 menit sebelum kebobolan dua gol.

"Tentu saja, kami akan lebih senang dengan 5-0 atau 5-1, namun 5-2 merupakan hasil fantastis. Kami pergi ke sana dan mencoba lagi," kata pria Jerman itu setelah Mohamed Salah dan Roberto Firmino masing-masing menyumbang dua gol ke gawang klub Italia itu.

"Para pemain memainkan permainan brilian pada kurun waktu yang sangat lama. Bahkan pada menit terakhir ketika kami kemasukan. Kami melakukan satu kesalahan dan wasit melakukan satu kesalahan (menghadiahkan penalti) dan itu adalah dua gol untuk mereka."

"Kami harus mengerjakannya kembali di Roma, itu bukan masalah. Itu akan tetap harus dilakukan bahkan jika kami menang 5-0. Roma akan berusaha melakukan segalanya," tuturnya.

Salah mencetak dua gol untuk membuat dirinya total telah mengoleksi 43 gol di semua kompetisi musim ini dan 20 gol di Liga Champions yang merupakan rekor klub bagi pemain Liverpool pada satu musim perjalanan di Eropa.

Klopp jelas-jelas senang dengan penyelesaian pemain Mesir itu, yang membuat dirinya terbuka untuk mencetak gol dengan tembakan melengkung kaki kiri menuju ke sudut atas gawang dan kemudian menggandakan keunggulan timnya dengan sepakan cungkil yang melewati kiper Alisson.

"Gol pertama adalah sepakan yang begitu jenius, ia telah mencetak beberapa gol seperti itu, jelas itu bukan kebetulan," ucapnya kepada para pewarta.

"(Gol) kedua merupakan permainan brilian, Bobby (Firmino) berada di antara garis-garis dan ia (Salah) membuat permainan. Kemudian ia melakukannya untuk dua gol lainnya," tambah Klopp, mengacu kepada assist-assist Salah untuk Sadio Mane dan Firmino setelah turun minum.

Mantan pelatih Dortmund itu tidak menyesal telah menarik keluar Salah pada menit ke-75 ketika Liverpool telah unggul 5-0, mengatakan ingin melindunginya dari kemungkinan cedera.

"Jika seseorang ingin mengatakan bahwa merupakan kesalahan saya sehingga kami kemasukan dua gol karena saya mengganti seorang penyerang, saya tidak memiliki masalah dengan hal itu. Kami tidak mempersiapkan operan-operan kami. Ia berlari (mengejar umpan terobosan) sepanjang waktu dan tidak akan membantu kami jika ia cedera."

Namun, Klopp tidak mau segera memuji Salah, yang didatangkan dari Roma dengan harga 42 juta euro pada Juni, saat ini merupakan pemain terbaik di dunia.

"Pemain yang luar biasa. Jika Anda berpikir ia adalah yang terbaik di dunia, tulislah atau katakanlah. Dia berada dalam bentuk yang bagus, bentuk kelas dunia, tetapi untuk menjadi yang terbaik di dunia, Anda perlu melakukannya untuk periode yang lebih lama, menurut saya," paparnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, liverpool

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top