LIGA CHAMPIONS: Bek Juventus Medhi Benatia, Saya Jijik Dengan Dunia Sepakbola

"Saya bangga terhadap masa saya dan saya bangga terhadap kebangkitan kami. Namun, saya lebih dan lebih jijik dengan dunia sepak bola ini," ucap Bek Juventus Medhi Benatia.
Newswire | 13 April 2018 18:32 WIB
Mehdi Benatia - Juventus

Bisnis.com, MILAN - "Saya bangga terhadap masa saya dan saya bangga terhadap kebangkitan kami. Namun, saya lebih dan lebih jijik dengan dunia sepak bola ini," ucap Bek Juventus Medhi Benatia.

Itu dikaytakannya kepada BeIN Sports setelah Juventus memenangi leg kedua dengan skor 3-1, tetapi tersingkir karena kalah agregat 3-4.

Medhi Benatia mengatakan dirinya "jijik" terhadap dunia sepak bola, setelah membuat timnya harus dihukum penalti pada fase akhir pertandingan yang membuat Real Madrid dapat mengamankan kemenangan di perempat final Liga Champions.

"Apa yang saya katakan mungkin kasar, tetapi ketika Anda melakukan upaya seperti yang kami lakukan, wasit tidak dapat menghadiahkan penalti pada menit ke-93 dan merusak harapan kami," kata pemain asal Maroko itu.

"Pertandingan semestinya diteruskan ke perpanjangan waktu. Jika saya melakukan pelanggaran, sejujurnya saya akan mengatakannya."

Takluk 0-3 di kandang sendiri pada leg pertama, Juventus mampu memberikan perlawanan untuk memimpin 3-0 di Bernabeu sampai Benatia dinyatakan melanggar Lucas Vazquez dan Cristiano Ronaldo sukses menjadi eksekutor penalti.

Benatia menekan Vazquez dari belakang saat berusaha untuk merebut bola, tetapi pemain Real itu tersungkur. Tayangan-tayangan ulang memperlihatkan bahwa Benatia terlihat melakukan kontak dengan Vazquez meski sang pemain bertahan bersikukuh bahwa hal itu tidak cukup untuk suatu pelanggaran.

"Saya melakukan semua semampu saya untuk tidak menyentuh dia. Di atas semuanya, sepak bola tetap olahraga dengan kontak badan. Maka mungkin paha saya menyentuh dia namun saya tidak pernah mendorongnya atau hal semacam itu," kata Benatia.

"Itu buruk, itu menjijikkan namun inilah hidup, inilah sepak bola."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Top