Marseille & Lyon Terancam Sanksi UEFA

Olympique Marseille dan Olympique Lyonnais menghadapi penyelidikan disiplin menyusul masalah kerusuhan penonton pada pertandingan-pertandingan Liga Europa.
Newswire | 20 Maret 2018 08:21 WIB
Markas UEFA di Nyon, Swiss. - UEFA.com

Bisnis.com, JAKARTA – Klub-klub Prancis Olympique Marseille dan Olympique Lyonnais menghadapi penyelidikan disiplin menyusul masalah kerusuhan penonton pada pertandingan-pertandingan Liga Europa pekan lalu, kata Union of European Football Association (UEFA) pada Senin (19/3/2018).

Para penggemar Lyon kisruh dengan polisi di luar stadion mereka, arena yang akan menjadi tempat berlangsungnya final Liga Europa tahun ini, menyusul pertandingan kandang melawan CSKA Moskwa pada Jumat WIB (16/3/2018) dan sejumlah petugas terluka.

Klub mengatakan dalam pernyataannya bahwa insiden-insiden itu melibatkan sekelompok orang yang mengenakan hoodie, yang bukan merupakan bagian dari grup-grup penggemar resmi klub itu.

UEFA mengatakan Lyon didakwa dengan masalah kerusuhan penonton, pelemparan dan menyalakan kembang api serta memblok tangga darurat. Pihaknya juga mendakwa klub dengan sikap rasis berdasarkan pada grup anti-rasisme FARE.

Marseille menghadapi sanksi-sanksi setelah masalah-masalah yang ada pada pertandingan mereka di markas Athletic Bilbao pada malam yang sama, dan mereka didakwa karena kerusuhan penonton dan penyalaan kembang api.

Media Spanyol melaporkan bahwa dua petugas keamanan Bilbao mengalami luka-luka.

Sumber : Antara/Reuters

Tag : liga europa uefa
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top