Edy Rahmayadi Cuti, Joko Driyono Plt. Ketua Umum PSSI

Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PSSI.
M. Syahran W. Lubis | 19 Februari 2018 00:12 WIB
Joko Driyono - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PSSI.

Penetapan Joko Driyono ini diputuskan melalui rapat Komite Eksekutif yang menerima surat pengajuan cuti Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Edy, yang merupakan mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), mengajukan cuti terhitung mulai 12 Februari sampai 30 Juni 2018. Edy Rahmayadi akan maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara.

Sebagaimana dilansir website resmi PSSI pada Minggu (18/2/2018), Edy memastikan keputusan itu untuk menjaga marwah PSSI dengan memisahkan sepak bola dari kegiatan politik praktis.

Dia juga tidak ingin dianggap menyalahgunakan jabatan Ketum PSSI selama menjalani kampanye. Edy akan kembali menjalani tugasnya sebagai Ketum PSSI setelah seluruh proses pilkada gubernur dan wakil gubernur Sumut berakhir.

“Kami menghargai keputusan dan menerima permohonan Pak Edy. Ini positif karena beliau sangat peduli dengan PSSI. Lagipula, cuti juga bukan berarti Pak Edy meninggalkan PSSI. Beliau tetap memantau perkembangan karena segala kebijakan tetap disampaikan ke beliau, khususnya implementasi program dan kebijakan penting organisasi,” kata Wakil Ketua Umum II PSSI, Iwan Budianto.

Anggota Komite Eksekutif Refrizal menambahkan PSSI bekerja sebagai sebuah tim layaknya tim sepak bola. PSSI punya sistem kerja kolektif kolegial yakni cara pengambilan keputusan secara bersama-sama (kolektif) dan setara tanpa ada pendapat yang bobotnya lebih tinggi dari yang lain (kolegial).

Menurut Refrizal, Ketua Umum PSSI telah mengantarkan semua rancangan program strategis PSSI 2018 dan visi organisasi hingga 2034.

Semua garis dan arah kebijakan telah tersedia, "Sistem yang kita ciptakan berdasarkan turunan visi profesional bermartabat. Komite eksekutif dipilih oleh kongres melaksanakan tugas organisasi dan memberikan mandat kepada Sekretaris Jenderal untuk menjalankan operasional keseharian. Sejauh ini kami melihat antara kebijakan dan teknis pelaksanaan sudah berjalan baik dan profesional," jelas Refrizal.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria juga memastikan roda organisasi dan semua program PSSI akan tetap berjalan dengan normal karena sudah ada pendelegasian kewenangan yang jelas.

Tisha juga menjamin persiapan tim nasional untuk Asian Games 2018 tidak akan terganggu karena program pemusatan latihan serta jadwal uji coba sudah disusun dengan cermat.

Sumber : PSSI.org

Tag : pssi
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top