Perempuan Saudi Sekarang Bisa Nonton Bola Langsung di Stadion

Seorang perempuan yang mengenakan baju abaya hitam dan rompi berwarna oranye cerah berdiri di pintu masuk Stadium King Abdullah pada Sabtu (13/1/2018).
Ilman A. Sudarwan | 13 Januari 2018 21:35 WIB
Wania Arab Saudi menyaksikan pertandingan sepak bola Al Ahli versus Al Batin di Jeddah pada Sabtu (13/1/2018). - Reuters/Reem Baeshen

Bisnis.com, JEDDAH - Seorang perempuan yang mengenakan baju abaya hitam dan rompi berwarna oranye cerah berdiri di pintu masuk Stadium King Abdullah pada Sabtu (13/1/2018) waktu setempat.

Dia menyambut kedatangan para tamu ke wilayah penonton untuk keluarga, yang mana untuk pertama kalinya di Arab Saudi memperbolehkan perempuan masuk ke dalam stadion.

Pada pertandingan antara Al-Ahli dan Al-Batin tersebut, perempuan Saudi untuk pertama kalinya bisa muncul di dalam olahraga publik. Mereka kini bisa mendukung tim kesayangan mereka bersama dengan pasangan, anak, dan teman-teman mereka.

Pemandangan ini merupakan perwujudan keputusan yang dibuat oleh Otoritas Olahraga Umum dari Saudi pada Oktober 2017. Mereka menyatakan mulai 2018 mengakomodasi keluarga untuk bisa menonton langsung sepak bola di beberapa stadion di Jeddah, Dammam, dan Riyadh.

"Sejujurnya, seharusnya keputusan ini telah diambil sejak puluhan tahun lalu," ujar Muneera Al-Ghamdi, seorang penonton yang hadir. "Tetapi saya tetap bersyukur karena keputusan ini datang di waktu yang tepat, dan saya berharap ke depannya lebih banyak keputusan yang lebih indah untuk kaum perempuan di Saudi."

Keputusan ini memperbolehkan perempuan untuk hadir dalam acara olahraga publik yang tidak lagi membatasi mereka untuk bercampur dengan laki-laki dalam satu tempat yang sama.

Hal ini merupakan bagian dari segelintir perubahan positif di negara tersebut dalam beberapa bulan ke belakang. Banyak pihak menyanjung keputusan ini sebagai bukti bahwa tren progresif yang berlangsung di negara muslim yang sangat konservatif itu.

Sebelumnya, pada Kamis (11/1/2018) waktu setempat, pemerintah Saudi juga memperbolehkan terselenggaranya pameran mobil pertama untuk perempuan. Keputusan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah pemerintah memperbolehkan perempuan untuk mengemudikan mobil sendiri.

Nama Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman disebutkan sebagai tokoh di balik perubahan progresif yang terjadi belakangan ini.

Di kalangan anak muda di Saudi, namanya dianggap telah menunjukkan bahwa generasi muda kini mulai mengambil peran dalam pemerintahan, berusaha mengubah sedikit demi sedikit tradisi patriarki yang selama ini terus menghambat perkembangan perempuan di Arab Saudi.

Tag : arab saudi
Editor : M. Syahran W. Lubis
Top