K-Vision Pegang Lisensi Piala Dunia 2018 di Rusia

Salah satu stasiun televisi satelit prabayar di Indonesia, K-Vision, menjadi pemegang akses siaran Piala Dunia 2018 di Rusia yang berlangsung pertengahan tahun ini.
Rayful Mudassir | 10 Januari 2018 18:50 WIB
Legenda sepak bola asal Brasil Ronaldo bersama Zabivaka, maskot Piala Dunia 2018 - The Guardian

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu stasun televisi satelit prabayar di Indonesia, K-Vision, menjadi pemegang akses siaran Piala Dunia 2018 di Rusia yang berlangsung pertengahan tahun ini.

Direktur K-Vision Yohanes Yudistira mengatakan pihaknya cukup senang telah menjadi stasiun televisi yang ditunjuk FIFA untuk menyiarkan ajang sepakbola paling bergengsi itu. Apalagi. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat menggemari sepakbola.

"Masyarakat Indonesia akan menjadi saksi kompetisi sepakbola ini. Tidak terkecuali bagi mereka masyarakat yang memiliki keterbatasan akses UHF karena K-Vision menjangkau daerah pelosok yang jaringan UHF-nya terganggu," ujarnya, Rabu (10/1/2018).

Seperti dilansir FIFA, jumlah pemirsa Piala Dunia 2014 terbesar di wilayah Asia Tenggara datang dari Indonesia, dengan jumlah penonton mencapai 103 juta orang. 

Menurut Yohanes, proses untuk mendapatkan lisensi tersebut baru dilakukan oleh pihaknya selama satu bulan terakhir. Namun, FIFA mempercayai K-Vision sehingga pihaknya diberikan lisensi tersebut.

"Pada 2014, 103 juta pemirsa indonesia menonton Piala Dunia. Saat itu, [jumlah penduduk Indonesia] 255 juta orang. Hari ini [jumlahnya] lebih dari 260 juta dan waktu itu kalah dari China. Hampir 50% orang [Indonesia] nonton Piala Dunia," tuturnya.

Tag : piala dunia 2018
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top