Neuer Ingin Cepat Main, Ini Nasihat Dua Eks-Kapten Jerman

Manuel Neuer ingin segera bermain setelah cedera, dia pun dinasihati dua mantan kapten Timnas Jerman.
Newswire | 07 Desember 2017 19:46 WIB
Manuel Neuer - Reuters/Ina Fassbender

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan kapten Timnas Jerman, Oliver Kahn dan Lothar Matthaus, menasihati penjaga gawang Manuel Neuer agar tidak mempertaruhkan kariernya dengan buru-buru kembali bermain setelah cedera patah kaki.

Kiper Bayern Munchen Neuer, 31 tahun,, diperkirakan bisa kembali merumput pada awal Januari setelah kaki kirinya patah untuk kedua kalinya tahun ini.

Dia sebelumnya sudah mengalami cedera patah kaki yang sama pada April, namun Neuer memperparah cedera sebelumnya akibat merumput terlalu cepat saat timnya dikalahkan Real Madrid pada perempat final Liga Champions Eropa.

"Dia harus memberi dirinya waktu yang diperlukan," kata Matthaus, 56 tahun, yang menjadi kapten ketika Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 1990, kepada majalah Sport Bild dan dilansir AFP pada Kamis (7/12/2017).

"Bila ada hal lain yang terjadi, tidak hanya Piala Dunia yang akan berakhir baginya, tapi kariernya terancam. Satu-satunya hal yang penting adalah tanpa risiko!" ungkapnya.

Neuer ingin kembali bermain karena mengincar posisi penjaga gawang Timnas Jerman di Piala Dunia 2018.

Namun Kahn, yang juga mantan kiper Munchen dan Timnas Jerman, menganjurkan Neuer untuk berhati-hati berdasarkan pengalamannya saat cedera.

"Pada 1994, saya mengalami cedera parah di ligamen dan juga ingin bermain secepat mungkin," kata Kahn, 48 tahun, yang menjadi kapten Jerman saat dikalahkan Brasil di final Piala Dunia 2002.

Dengan absennya Neuer, kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen telah menjadi pilihan utama Jerman saat mereka memenangkan Piala Konfederasi di Rusia pada Juli lalu.

Namun, Neuer tetap menjadi pilihan pertama pelatih Joachim Loew karena memiliki pengalaman dan terpilih sebagai kiper terbaik dunia selama 4 tahun berturut-turut pada 2013 sampai 2016.

Sumber : Antara

Tag : timnas jerman, bayern munchen
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top