Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: Persebaya Vs PSMS Medan di TV One

Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: Persebaya Vs PSMS Medan di TV One
Andhika Anggoro/Syahran Lubis | 27 November 2017 17:35 WIB
Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: Persebaya Vs PSMS Medan di TV One - Liga/Indonesia.id

Bisnis.com, JAKARTA - Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: Persebaya Vs PSMS Medan di TV One, pada Selasa, 28 November 2017

Persebaya Surabaya dan PSMS Medan akan berduel memperebutkan gelar juara Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.  Keduanya akan berlaga dengan lebih rileks karena sama-sama sudah mengantongi tiket promosi ke Liga 1.

Persebaya dan PSMS memastikan diri promosi setelah mengalahkan lawannya masing-masing di babak semifinal. Adapun satu tiket promosi lainnya akan diperebutkan Martapura FC dan PSIS Semarang. Keduanya akan saling berhadapan dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga Liga 2, yang juga berlangsung di tempat sama, Selasa.

Jadwal Siaran Langsung Final Liga 2: Persebaya Vs PSMS Medan di TV One:

  • 15.00 Martapura FC vs PSIS Semarang (tvOne)
  • 19.00 Persebaya Surabaya vs PSMS Medan (tvOne).

Jadwal Liga 2: PSMS vs Persebaya, PSIS vs Martapura

PSMS Medan dan Persebaya Surabaya akan memuncaki kompetisi Liga 2 2017 dalam pertandingan final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/11/2017) mulai pk. 19:00 WIB.

Kedua tim telah memastikan hal yang jauh lebih penting daripada sekadar juara Liga 2 yakni promosi ke Liga 1 musim depan setelah dalam laga semifinal pada Sabtu (25/11/2017) berhasil menundukkan lawan-lawannya.

PSMS Medan menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-0 melalui babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit, sedangkan Persebaya Surabaya menghentikan tim dari Kalimantan Selatan, Martapura FC, dengan skor 3-1.

Kedua pertandingan semifinal tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Kota Bandung, Jawa Barat, sebagaimana pula halnya dengan laga puncak antara PSMS dan Persebaya.

Meskipun telah memastikan hal terpenting sepanjang kompetisi Liga 2 yakni promopsi ke Liga 1, bukan berarti pertandingan puncak Liga 2 bakal berjalan tidak seru.

Nama besar keduanya merupakan jaminan bertemunya dua tim kondang di era Perserikatan. Sekadar catatan, PSMS turun kasta dari kompetisi teratas Indonesia beberapa tahun lalu pun akibat kalah play-off melawan Persebaya melalui adu penalti.

PSMS adalah enam kali juara Perserikatan yakni edisi 1966-1967, 1969, 1971,1973-1975, 1982-1983, dan 1984-1985, sedangkan Persebaya juara Perserikatan sebanyak lima kali pada 1941, 1951, 1952, 1978, dan 1988.

Sebelum laga final digelar, pada pk. 15:00 WIB di tempat yang sama akan dilaksanakan perebutan tempat ketiga antara dua tim yang kalah di semifinal, PSIS versus Martapura FC.

Ini bukan pertandingan sembarangan yang sekadar berebut posisi ketiga, melainkan jauh lebih penting dari itu ialah memperebutkan selembar tiket promosi ke Liga 1 musim depan mengikuti jejak PSMS dan Persebaya.

Kegagalan dalam satu pertandingan menentukan ini akan membuat tim yang kalah harus berjuang dari awal lagi di Liga 2 musim depan untuk meraih peluang promosi ke Liga 1.

Pertandingan PSMS versus Persebaya dan PSIS kontra Martapura direncanakan disiarkan secara langsung oleh TV One.

Ribak Sude! PSMS Medan Pun Promosi ke Liga 1

PSMS Medan akhirnya kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah dalam semifinal Liga 2 menundukkan PSIS Semarang dengan skor 2-0.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam (25/11/2017) berlangsung imbang tanpa gol selama 2 x 45 menit.

Memasuki perpanjangan waktu 2 x 15 menit, pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman memasukkan mantan striker Timnas Indonesia U-19 Muhammad Dimas Drajat untuk mempertajam lini depan.

Hasilnya sangat nyata, sebagaimana disiarkan secara langsung oleh TV One, Ayam Kinantan membuka skor pada menit ke-114. Tendangan keras Dimas menghantam pemain belakang PSIS dan bola liar segera disambut dengan bidikan keras Frets Listanto Butuan untuk membawa Ayam Kinantan unggul 1-0.

Berselang 4 menit kemudian, bola liar hasil sapuan tak bersih dari pemain belakang PSIS berhasil dikuasai Dimas yang segera melepas tendangan keras yang memang terlalu sulit untuk ditepis kiper PSIS Aji Bayu Putra, skor 2-0 bertahan hingga wasit Nusur Fadillah meniup peluit akhir pertandingan.

Hasil bagus ini merupakan catatan indah bagi pelatih Djadjang Nurdjaman, karena terjadi di Bandung, kota asalnya di mana dia punya banyak kenangan indah baik sebagai pemain maupun pembesut Persib Bandung, yang semasa kompetisi era Perserikatan merupakan rival ketat bagi PSMS.

Namun, Djadjang sendiri memang beristrikan Miranda br. Panggabean, putri dari tokoh sepak bola Medan, Kamaruddin Panggabean. Djanur, panggilan akrabnya, juga pernah memperkuat Mercu Buana, yang berhomebase di Medan.

Dengan kemenangan ini, PSMS, yang punya slogan Ribak Sude yang bermakna robek (libas) semua lawan, mengikuti jejak Persebaya Surabaya promosi ke Liga 1 musim depan. Beberapa jam sebelumnya, pada Sabtu petang, di tempat yang sama Persebaya mengalahkan Martapura FC dengan skor 3-1.

Liga 2 menyediakan tiga tiket untuk promosi ke Liga 1, menggantikan tiga tim terbawah di klasemen Liga 1 yakni Semen Padang FC, Persiba Balikpapan, dan Persegres Gresik United yang turun kasta degradasi ke Liga 2.

Dengan demikian, satu tiket lagi untuk promosi ke Liga 1 akan diperebutkan PSIS dan Martapura FC yang digelar pada Selasa (28/11/2017) mulai pk. 15:00 WIB, sebelum laga final PSMS versus Persebaya pada pk. 19:00 WIB.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
psms

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top