Terungkap, Lima Pemain Ini Jadi Penyebab Ancelotti Dipecat Munchen

Carlo Ancelotti dipecat Bayern Munchen pada Kamis, sehari setelah klub itu dipermalukan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Namun, kekalahan itu bukan satu-satunya faktor di balik pemecatan itu.
Newswire | 29 September 2017 14:55 WIB
Carlo Ancelotti - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Carlo Ancelotti dipecat Bayern Munchen pada Kamis, sehari setelah klub itu dipermalukan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Namun, kekalahan itu bukan satu-satunya faktor di balik pemecatan itu.

Presiden Bayern Munchen Uli Hoeness menyatakan posisi Carlo Ancelotti di klub tak bisa dipertahankan lagi setelah sejumlah pemain menentang pelatih asal Italia itu. Perpecahan di ruang ganti itu berperan penting dalam kejatuhan pelatih berusia 58 tahun itu.

"Ada lima pemain yang menentang Ancelotti. Tidak mungkin bisa keluar dari masalah itu," kata Hoeness kepada Westfalenpost.

Ia tak menyebut lima pemain itu. Tapi media lantas memunculkan nama Frank Ribery, Arjen Robben, Mats Hummels, Jerome Boateng, dan Kingsley Coman. Mereka dibangkucadangkan dan ada yang tidak masuk skuad saat melawan PSG.

Sebelumnya, tiga bintang Bayern, yakni Robert Lewandowski, Thomas Muller, dan Arjen Robben telah menyuarakan ketidakpuasan mereka di musim ini. Tapi, setelah pemecatan diumumkan, Lewandowski termasuk pemain yang langsung menyatakan tributnya. "Terima kasih untuk segalanya," kata dia di akun twitternya.

Saat mengumumkan pemecatan Ancelotti, CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge menyatakan pemecetan tersebut disebabkan penampilan tim yang gagal memenuhi harapan.

Ancelotti sendiri berterima kasih atas kesempatan di klub itu. "Merupakan kehormatan besar jadi bagian di klub besar ini. Saya berterima kasih pada klub, pemain, dan suporter," kata mantan pelatih AC Milan, Chelsea, dan Real Madrid itu.

Setelah Carlo Ancelotti pergi, Mantan Bek Timnas Perancis Willy Sagnol ditunjuk sebagai pelatih sementara Bayern Munchen.

Sumber : Tempo.co

Tag : bayern munchen
Editor : Andhika Anggoro Wening
Top