Bom Dortmund, Ini Kesaksian Kiper Burki tentang Bartra

Ini kesaksikan kiper Dortmund Roman Burki atas bom yang menghantam bus yang mereka tumpangi dan memaksa bek Marc Bartra dioperasi akibat patah pergelangan tangan.
Newswire | 12 April 2017 08:27 WIB
Pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel segera keluar bus yang ditumpangi skuat tim yang akan bertanding di Liga Champions setelah terjadi serangan bom yang mematahkan pergelangan tangan bek Marc Bartra - Reuters/Kai Pfaffenbach

Bisnis.com, JAKARTA - Kiper Borussia Dortmund Roman Burki yang duduk bersama Marc Bartra di barisan belakang kursi pelatih, mengatakan kepada wartawan para pemain "terkena pecahan" akibat ledakan yang terjadi di dekat bus yang mereka tumpangi.

Bek Dortmund Marc Bartra dibawa ke rumah sakit karena pergelangan tangan kanan patah setelah terjadi tiga ledakan yang membuat jendela belakang bus yang mengangkut pemain Dortmund itu rusak menurut warta Independent.

"Bus berubah arah ke jalan utama ketika ada ledakan besar, benar-benar ledakan," kata Roman Burki kepada stasiun televisi Sky.

"Saya sedang duduk di barisan belakang di sebelah Marc Bartra, kena pecahan. Setelah ledakan, kami semua merunduk," lanjut Burki.

Burki mengatakan Bartra terkena pecahan kaca dari jendela bagian belakang bus yang pecah setelah ledakan.

Dia mengatakan para pemain kemudian merunduk untuk berlindung, bertanya-tanya apakah akan terjadi lebih banyak ledakan dan berharap polisi berada di tempat kejadian dengan segera.

"Kami semua terkejut. Tidak ada yang memikirkan pertandingan sepak bola di menit-menit setelah kejadian itu," kata Burki kepada Blick.

Akibat kejadian itu, pertandingan perempat final Liga Champions antara Borussia Dortmund dengan AS Monaco pun terpaksa ditunda hingga Kamis dini hari WIB (13/4/2017).

Sumber : Antara

Tag : liga champions
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top