Terancam Degradasi, Palace Cemaskan Eksodus Pemain

Crystal Palace menghadapi risiko kepergian pemain dalam jumlah besar apabila gagal bertahan di Liga Primer Inggris.
M. Syahran W. Lubis | 18 Maret 2017 17:09 WIB
Pelatih Crystal Palace Sam Allardyce - Reuters/Carl Recine

Bisnis.com, JAKARTA - Crystal Palace menghadapi risiko kepergian pemain dalam jumlah besar (eksodus) apabila mereka gagal bertahan di Liga Primer Inggris, demikian dikemukakan pelatih Sam Allardyce.

Palace, yang saat ini hanya satu poin dan satu setrip di atas zona degradasi, menerima kabar buruk bahwa pemainnya termasuk kiper Timnas Prancis Steve Mandanda dan pemain sayap Wilfried Zaha akan meninggalkan klub London itu jika gagal menghindari jurang degradasi.

“Mengamankan posisi kami di Liga Primer akan bermakna sebagian besar pemain tetap akan berada di sini. Saya takut memikirkan apa yang akan terjadi jika klub akhirnya degradasi,” lanjut mantan pelatih Timnas Inggris itu.

Pemain pinjaman dari Liverpool Mamadou Sakho telah memainkan peran penting di jantung pertahanan yang membawa Palace berhasil menang dalam dua laga liga terakhir sejak Allardyce menukangi tim itu pada Desember lalu.

Palace berhasil menang 1-0 ketika menjamu Middlesbrough dan menang 2-0 di kandang West Bromwich Albion, dan kedatangan Watford pada Sabtu (18/3/2017) mulai pk. 22:00 WIB.

Allardyce mengakui ingin mengamankan posisi bek tengah tersebut, yang bergabung pada Januari lalu, dengan membelinya secara permanen jika Palace bisa bertahan di Liga Primer, meski harganya kemungkinan besar akan tinggi.

“Itu akan menjadi proses negosiasi yang besar jika kami bertahan di Liga Primer pada akhir musim nanti,” kata Big Sam, panggilan Allardyce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga inggris

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Top