Suporter West Ham yang Terlibat Bentrok Dilarang Masuk ke Dalam Stadion Seumur Hidup

Suporter West Ham yang Terlibat Bentrok Dilarang Masuk ke Dalam Stadion Seumur Hidup
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  15:59 WIB
Suporter West Ham yang Terlibat Bentrok Dilarang Masuk ke Dalam Stadion Seumur Hidup
Pendukung West Ham - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Manajer West Ham United Slaven Billic menyayangkan bentrok yang terjadi antara suporter timnya dan suporter Chelsea yang terjadi saat kedua tim berlaga pada Kamis dinihari tadi. Billic mengancam para suporter yang terlibat kerusuhan itu dengan larangan menonton pertandingan West Ham seumur hidup mereka. 

"Kami sebagai klub dan tim menentang hal seperti ini. Kejadian ini tak dapat diterima," ujarnya seusai pertandingan.

West Ham dalam pernyataan tertulisnya menyatakan akan bekerja sama dengan pihak aparat keamanan, pengelola stadion, serta Chelsea untuk mengidentifikasi pelaku kerusuhan itu. Selain memberikan larangan untuk menonton pertandingan West Ham, West Ham akan mengajukan masalah ini ke jalur hukum dan meminta pengadilan melarang mereka yang terlibat untuk tak bisa menonton pertandingan sepak bola apa pun di stadion sepanjang hidup mereka.

"Pihak klub, terkait dengan kebijakan non-toleransi, akan bekerja sama dengan pengelola stadion London, aparat kepolisian, serta Chelsea untuk mengidentifikasi oknum yang terlibat. Jika berhasil teridentifikasi, mereka yang dianggap berperilaku tak pantas akan mendapat larangan menghadiri pertandingan West Ham seumur hidup dan kami akan meminta pengadilan menjatuhkan hukuman larangan menghadiri pertandingan sepak bola apa pun," bunyi pernyataan tertulis itu. 

Ketegangan antar-suporter dua tim sekota tersebut terjadi dalam laga Piala Liga Inggris di Stadion Olimpiade London. Ketegangan sudah berlangsung sejak awal laga berlangsung. Suporter kedua tim sempat terlibat kericuhan di dalam stadion dengan saling melempar koin, botol, dan juga kursi.

Pada paruh pertandingan, sejumlah foto yang diunggah suporter Chelsea di media sosial menunjukkan bahwa beberapa penonton mengalami cedera. Salah satunya adalah seorang pria yang kepalanya bocor karena lemparan koin dari kubu suporter West Ham.

Unggahan di media sosial itu membuat situasi semakin panas. Suporter Chelsea, yang merasa rekannya tersakiti, semakin beringas dan beberapa di antaranya berupaya menerobos pasukan anti-huru-hara yang diturunkan untuk memisahkan kedua kubu. 

Belum jelas penyebab pasti keributan itu. Namun kejadian ini bukanlah yang pertama terjadi di stadion tersebut. Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, dipastikan akan menyelidiki masalah ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
west ham

Sumber : Tempo.co

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top