Wenger Meratap, Arsenal Posisi Kedua Sama Dengan 10

Setelah gagal memberi trofi untuk Arsenal musim ini, sang pelatih Arsene Wenger pun mengatakan pencapaian posisi kedua di klasemen akhir Liga Primer Inggris sama dengan posisi 10.
M. Syahran W. Lubis | 17 Mei 2016 21:00 WIB
Fans Arsenal meminta manajemen mengganti pelatih Arsene Wenger - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah gagal memberi trofi untuk Arsenal musim ini, sang pelatih Arsene Wenger pun memberi penilaian ‘brutal’ atas kinerja timnya dengan mengatakan bahwa pencapaian posisi kedua di klasemen akhir Liga Primer Inggris sama dengan posisi 10.

Wenger, yang sebelumnya sempat mengaku bangga bisa mengantar The Gunners finis di posisi empat besar dibandingkan dengan dua rival Manchester United dan Chelsea yang keluar dari posisi tersebut, kini mengatakan tempat kedua bukanlah keinginannya musim ini.

Arsenal naik dari posisi ketiga dan ke posisi kedua setelah dalam matchday ke-38 atau terakhir menghantam Aston Villa—tim yang telah dipastikan degradasi sebelum laga dimulai—dengan skor 4-0 dan pada saat bersamaan Tottenham Hotspur yang semula di posisi kedua melorot ke posisi ketiga setelah ditekuk Newcastle—yang juga sebelumnya sudah degradasi—dengan skor 1-5.

Namun, kesuksesan Arsenal melewati rivalnya sesama tim Kota London itu dianggap Wenger tidak berarti apa pun. “Kami ada di peringkat kedua, padahal kami ingin menjadi yang pertama. Kalau anda tidak menjadi yang pertama, itu sama saja dengan peringkat 10 atau 12,” kata pelatih berpaspor Prancis tersebut.

Dia menambahkan, “Anda boleh saja mengatakan bahwa yang ada di posisi pertama adalah baik dan sisanya adalah sampah. Dalam olahraga, jika anda bekerja di sebuah klub sepak bola, anda tahu setiap kemenangan perlu perjuangan dan persiapan lebih.”

Arsenal mengakhiri kompetisi dengan perolehan 71 angka, tertinggal 10 poin dari sang juara Leicester City. Ironisnya, Arsenal adalah satu-satunya tim yang mampu mengalahkan sang juara dua kali dalam dua pertemuan. “Leicester juara. Mereka hanya kalah tiga kali, dua di antaranya kami yang mengalahkan mereka.”

Leicester kalah tiga kali sepanjang Liga Primer musim 2015-2016. Kekalahan pertama didapat dari Arsenal pada pekan ketujuh di Stadion King Power, markas Leicester, dengan skor 2-5 pada 26 September 2015.

Kekalahan kedua dari Liverpool 0-1 di Stadion Anfield dalam pertandingan pekan ke-18 pada 26 Desember 2015, dan kekalahan terakhir kembali dari Arsenal dengan skor 1-2 di Stadion Emirates pada 14 Februari dalam pertandingan pekan ke-26.

Sumber : Soccerway

Tag : liga inggris
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top