Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIGA EUROPA: UEFA Selidiki Kasus Perkelahian Pendukung MU dan Liverpool

Badan sepak bola Eropa UEFA membuka penyelidikan disiplin terhadap Manchester United dan Liverpool pada Jumat (18/3/2016), setelah para penggemarnya berkelahi dan melemparkan benda-benda pada pertandingan Liga Europa di Old Trafford.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 18 Maret 2016  |  23:26 WIB
Jurgen Klopp (kiri) dan Louis van Gaal - LiverpoolFC.com
Jurgen Klopp (kiri) dan Louis van Gaal - LiverpoolFC.com

Bisnis.com, ZURICH  - Badan sepak bola Eropa UEFA membuka penyelidikan disiplin terhadap Manchester United dan Liverpool pada Jumat (18/3/2016), setelah para penggemarnya berkelahi dan melemparkan benda-benda pada pertandingan Liga Europa di Old Trafford.

UEFA mengatakan dalam pernyataannya bahwa Manchester United menghadapi dakwaan terkait kerusuhan penonton, memblok tangga, dan pelemparan benda-benda oleh para penggemar pada pertandingan Kamis.

Liverpool, yang melaju ke perempat final dengan kemenangan agregat 3-1 setelah Philippe Coutinho membatalkan gol pembuka Anthony Martial untuk mengamankan hasil imbang 1-1 di leg kedua, menghadapi lebih banyak dakwaan.

Mereka dinyatakan menyanyikan lagu-lagu yang menyerang, menyalakan kembang api, melemparkan benda-benda, dan kerusuhan penonton.

Kasus ini akan disidangkan oleh badan kontrol, etika, dan disiplin UEFA pada 19 Mei.

Sekelompok penggemar Liverpool berdiri di bagian teratas East Stand, di antara para penggemar tuan rumah, membentangkan spanduk pada menit-menit akhir pertandingan, memicu pecahnya perkelahian dan sejumlah bangku dicopoti.

Sekelompok penggemar Liverpool di bagian tribun bawah mulai menyanyikan yel-yel "Munich" mengacu pada tragedi kecelakaan pesawat terbang pada 1958 yang menewaskan 23 orang termasuk delapan pemain Manchester United, ketika "Busby Babes" terbang pulang dari pertandingan Piala Eropa di Beograd.

Polisi dan petugas keamanan terpaksa membentuk tameng manusia untuk memisahkan kedua kubu penggemar, dan Keplisian Great Manchester mengonfirmasi melakukan lima penangkapan dan mengatakan bahwa mereka menginvestigasi "sejumlah insiden terkait." "Operasi polisi untuk pertandingan Manchester United melawan Liverpool kini segera berakhir dan menuju akhir pertandingan, di mana terdapat sejumlah insiden terkait yang saat ini sedang diperiksa," kata Superintendent Jim Liggett, komandan untuk pertandingan itu, kepada media Inggris.

"Kami total telah melakukan lima penangkapan." Sejumlah penggemar juga menyalakan suar tidak lama setelah Coutinho menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama.

Pada pertandingan leg pertama di Anfield, kemenangan 2-0 yang diraih Liverpool dinodai oleh sejumlah penggemar United yang menyanyikan yel-yel mengenai tragedi Stadion Hillsborough, ketika 96 penggemar Liverpool meninggal dunia akibat terhimpit dan terinjak-injak pada pertandingan semifinal Piala FA melawan Nottingham Forest pada 1989.

United terhindar dari anksi UEFA sebab ofisial pertandingan tidak menyebut insiden itu dalam laporan pertandingan mereka.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liverpool manchester united uefa liga europa uefa

Sumber : ANTARA/REUTERS

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top