PREDIKSI ATLETICO VS LEVERKUSEN: Simeone Prediksi Laga Bakal Ketat

PREDIKSI ATLETICO VS LEVERKUSEN: Simeone Prediksi Laga Bakal Ketat
Newswire | 17 Maret 2015 17:58 WIB
Diego Simeone - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tak sabar menyambut Bayer Leverkusen dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan berlangsung di Vicente Calderon, Rabu dinihari nanti. Hasil imbang akan membuat juara La Liga musim lalu itu tersingkir.

"Kami tahu ini akan menjadi laga yang sengit. Tapi ini akan menjadi momen bagi kami untuk bersatu. Semua pemain harus bekerja lebih keras lagi," kata Simeone seperti dikutip dari Four Four Two, kemarin.

Atletico memang harus bermain habis-habisan saat meladeni Leverkusen. Sebab, dalam laga pertama yang berlangsung di Bay Arena, 26 Februari lalu, mereka kalah 0-1. Ini membuat Atletico harus menang 2-0 dalam laga kedua, dinihari nanti, jika ingin lolos ke babak perempat final.

Tentu saja tak mudah mencetak dua gol ke gawang Leverkusen. Apalagi performa lini depan Atletico saat ini sedang melorot. Dalam empat pertandingan terakhir, misalnya, mereka hanya mencetak dua gol. Di Liga Champions, mereka bahkan belum mencetak gol dalam 205 menit terakhir.

Apalagi dinihari nanti mereka akan bermain tanpa dua pemain pilar, yakni Diego Godin dan Tiago Mendes, yang sedang terkena suspensi. Absennya Diego Godin akan membuka celah di lini belakang Atletico.

Selain itu, rapor mereka melawan Leverkusen juga buruk: tak pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir. Atletico hanya pernah sekali menahan imbang dan dua kali kalah.

"Kami memang mengalami kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Tapi saya lebih cemas jika kami tak bisa menciptakan peluang. Dinihari nanti, kami harus menyerang, itulah satu-satunya cara kami untuk menang," kata Simeone.

Namun bukan berarti peluang lolos ke babak perempat final tertutup. Bagaimanapun, Simeone punya catatan bagus setiap kali memimpin Atletico bertanding di Vicente Calderon. Dari sembilan laga kandang, Simeone memenangi 8 pertandingan.

Selain itu, Leverkusen lemah setiap kali bermain tandang. Mereka, misalnya, menelan lima kali kekalahan dalam enam laga tandang terakhir. Dari enam laga tandang itu, mereka kebobolan 18 kali dan hanya mencetak 5 gol.

Performa Leverkusen juga tak ajek dalam 90 menit. OPTA, lembaga penyaji statistik sepak bola, menyebutkan empat gol yang masuk ke gawang Leverkusen di Liga Champions musim ini terjadi setelah menit ke-61.

Pemain gelandang Leverkusen, Simon Rolfes, mengingatkan Atletico untuk mempersiapkan diri dengan baik. Sebab, timnya tak akan menunggu bola bergulir ke kaki mereka. "Kami tidak akan membiarkan mereka menguasai bola," kata Simon.

Simon mengatakan, meski telah menang 1-0 dalam laga pertama, timnya tidak akan memarkir bus di depan gawang--istilah untuk sepak bola negatif atau bertahan total. "Kami harus merepotkan mereka dan tidak boleh bertahan terus-menerus," kata Simon.

Leverkusen tak pernah lolos dari babak 16 besar setelah menjadi finalis pada musim 2002. Mereka tiga kali masuk babak 16 besar dan selalu kandas. Mereka disingkirkan Liverpool (2004/2005), dikandaskan Barcelona (2011), dan terakhir kali dipaksa berkemas oleh Paris Saint-Germain (2011/2012).

Dengan demikian, jika bisa menekuk atau setidaknya menahan imbang Atletico, dinihari nanti, mereka akan menorehkan sejarah baru.

Sumber : Tempo.co

Tag : liga champions, atletico madrid
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top