BARCELONA VS MANCHESTER CITY: Pellegrini Mengeluh, Zabaleta Optimis

Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini menggarisbawahi ketiadaan pengalaman sebagai kekuatan tradisional di Liga Inggris serta kegagalan memboyong pemain mahabintang sebagai alasan kesulitan klub mempertahankan gelar pada English Premier League (EPL) musim ini.
M. Syahran W. Lubis | 17 Maret 2015 17:45 WIB
Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini menggarisbawahi ketiadaan pengalaman sebagai kekuatan tradisional di Liga Inggris serta kegagalan memboyong pemain mahabintang sebagai alasan kesulitan klub mempertahankan gelar pada English Premier League (EPL) musim ini.

Manchester City tertinggal 6 angka di belakang pemimpin klasemen sementara Chelsea setelah mengalami kekalahan sangat mengejutkan dari Burnley, tim promosi yang kembali berkutat di zona degradasi, dengan skor 0-1 pada pertandingan pekan ke-29.

Setelah semakin tercecer dari trek perburuan gelar juara Liga Primer Inggris dan terancam disalip Manchester United, Arsenal, dan Liverpool, Manchester City kini juga harus menghadapi perjuangan berat untuk tetap bisa bertahan di arena Liga Champions Eropa.

City kalah di kandang sendiri, Stadion Etihad, dari FC Barcelona dengan skor tipis 1-2 dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Oleh karena itu, City harus menundukkan Barca di Nou Camp dalam laga leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (19/3/2015) mulai pk. 02:45 WIB untuk lolos ke perempat final. Pertandingan itu akan disiarkan secara langsung oleh SCTV.

Pernyataan yang mengecilkan makna pemain sendiri yang dilontarkan pelatih asal Chile tersebut justru bertentangan dengan pandangan positif dari bek City asal Argentina Pablo Zabaleta.

Pemain belakang tersebut tetap melihat adanya titik terang yang bisa dicapai City untuk melewati Barcelona di kandang lawan untuk selanjutnya melaju ke babak perempat final.

“Tidak ada yang tidak mungkin,” kata pemain Timnas Argentina tersebut, yang ikut mengantarkan tim Tango menjadi runner up Piala Dunia 2014 di Brasil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
liga champions, manchester city, timnas argentina

Sumber : The Guardian & Soccerway

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top