Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

UEFA Investigasi Keributan Penonton Dortmund-Galatasaray

Badan sepak bola Eropa UEFA mengumumkan pada Kamis (6/11/2014) mereka memulai investigasi terhadap masalah keributan penonton yang menodai pertandingan saat Borussia Dortmund memenangi pertandingan Liga Champions atas Galatasaray.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 07 November 2014  |  12:43 WIB
UEFA Investigasi Keributan Penonton Dortmund-Galatasaray
Penonton melemparkan kembangan api saat Dormtmund vs Galatasaray di Liga Europa, Jumat dinihari (7/11/2014) WIB. - Yahoo.com
Bagikan

Bisnis.com, BERLIN -  Badan sepak bola Eropa UEFA mengumumkan pada Kamis (6/11/2014)  mereka memulai investigasi terhadap masalah keributan penonton yang menodai pertandingan saat Borussia Dortmund memenangi pertandingan Liga Champions atas Galatasaray.

Kemenangan 4-1 Dortmund saat  pada Selasa (4/11/2014) harus dihentikan dua kali pada babak kedua setelah para penggemar melemparkan kembang api ke lapangan, kemudian melemparkan kembang api ke blok kubu penggemar tuan rumah.

Kedua klub diinvestigasi untuk masalah keributan penonton di mana Dortmund berada di bawah pengawasan karena gagal mencegah kembang api dilemparkan ke lapangan dan "kurangnya organisasi." Galatasaray, yang didenda 50.000 euro oleh UEFA setelah para penggemar mereka menyalakan kembang api saat mereka kalah di markas Arsenal tahun lalu, sekarang berpeluang menghadapi sanksi-sanksi yang lebih berat.

Kepolisian Dortmund mengumumkan pada Rabu bahwa dua petugas mengalami cedera, 21 penggemar ditahan dan 700 orang diperiksa dengan berbagai dakwaan dari percobaan pembunuhan, mengacaukan kedamaian, dan kepemilikan benda-benda yang dapat meledak.

Total 55 kembang api yang telah dipakai belakangan ditemukan di tribun-tribun di Dortmund, dan diselundupkan oleh para penggemar, meski pemeriksaan keamanan berjalan ketat.

Menurut klub Jerman itu, para penggemar tim Turki merusak sekitar 250 kursi di Stadion Westfalenstadion yang merugikan klub itu sebesar 30.000 euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uefa

Sumber : Antara/AFP

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top