Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERSIJA vs PERSIB: Bobotoh Dilarang Menonton di Gelora Bung Karno Senayan

Polda Metro Jaya melarang suporter Tim Persib atau Bobotoh menonton pertandingan melawan Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 07 Agustus 2014  |  13:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya melarang suporter Tim Persib atau Bobotoh menonton pertandingan melawan Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta.

"Apabila pertandingan Persib dengan Persija digelar di Jakarta yang datang The Jackmania, dan The Viking tidak boleh datang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Rikwanto.

Berdasarkan pengalaman, Rikwanto menyatakan pendukung tim Persija dan Persib sering terlibat keributan dan bertindak anarkis.

Polda Metro Jaya mengundang pengurus suporter kedua kesebelasan untuk membangun komitmen guna mengantisipasi aksi brutal.

Kedua pimpinan suporter kesebelasan berkomitmen untuk menjaga perilaku pendukungnya.

"Pimpinan suporter kedua kesebelasan harus menjamin pendukungnya tidak berbuat onar atau bertindak anarkis terhadap pemain lawan".

Sejauh ini, Polda Metro Jaya belum mengeluarkan izin pertandingan antara Persija melawan Persib karena masih ada jadwal pertemuan antara pihak yang berkepentingan pada sore ini (7/8/2014).

Rikwanto menyebutkan surat rekomendasi dari PT Persija memperkirakan jumlah penonton antara Persija melawan Persib sekitar 40.000 orang, sedangkan Persija lawan Pelita Bandung Raya mencapai 25.000 orang.

Persija akan berhadapan dengan Persib pada lanjutan Kompetisi Indonesia Super League (ISL) di SUGBK Senayan Jakarta pada Ahad (10/8).

Selanjutnya, Persija akan bertanding melawan Pelita Bandung Raya di lokasi yang sama pada Kamis (14/8).(ant/yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Persija vs Persib

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top