Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HASIL LIGA INGGRIS: Newcastle Dibekap Sunderland 0-3, Fans Bentrok Dengan Polisi

BISNIS.COM, LONDON - Para pendukung Newcastle bentrok dengan polisi saat sepakbola Inggris kembali dinodai kekerasan yang meledak lagi Minggu waktu setempat.

BISNIS.COM, LONDON - Para pendukung Newcastle bentrok dengan polisi saat sepakbola Inggris kembali dinodai kekerasan yang meledak lagi Minggu waktu setempat.

27 orang ditangkap dan setidaknya tiga orang polisi terluka menyusul kekalahan Newcastle 3-0 dari tim sekota Sunderland.

Polisi mengatakan telah dilempari ketika bentrok dengan pendukung Newcastle yang berusaha menyerang pendukung Sunderland di stasion kereta di kota itu.

Kekerasan terjadi hanya 24 jam setelah 14 orang ditangkap ketika para penggemar Millwall baku hantam antar mereka sendiri setelah kalah 0-2 dari Wigan pada semifinal Piala FA Cup di Wembley.

Kepolisian Metropolitan London mengatakan 12 orang yang ditangkap adalah pendukung Millwall, sedangkan dua orang lainnya pendukung Wigan.

Setelah laga Minggu malam pada lanjutan Liga Premier di St James Park, Newcastle, polisi mengatakan para pendukung melakukan aksi bakar-bakaran.

Polisi menegaskan mereka hanya menangkap segelintir pendukung garis keras yang terlibat tawuran usai pertandingan di St James' Park.

"Insiden paling serius melibatkan sekelompok pendukung Newcastle di Stasiun Sentral yang berusaha menyerang pendukung Sunderland, namun mereka berhasil dicegah para petugas dari Kepolisian Transportasi Inggris," kata juru bicara Kepolisian Northumbria.

Menurut polisi, para pendukung fanatik ini melempari polisi sehingga tiga petugas terluka yang salah seorang diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Sunderland meraih kemenangan 3-0 atas pesaing mereka Newcastle United pada Minggu untuk memicu upaya mereka menghindari degradasi dari Liga Utama Inggris dan memberi Paolo Di Canio kenangan-kenangan indah terhadap pertandingan sesama tim Timur Laut perdananya.

Stephane Sessegnon, Adam Johnson, dan David Vaughan mencetak gol indah saat Sunderland unggul tiga angka atas tiga tim peringkat terbawah dan unggul dua angka atas Newcastle yang dilatih Pardew.

"Saya gembira untuk para pemain saya sebab mereka merupakan pejuang pada hari ini," kata Di Canio kepada BBC Sport.

"Saya begitu gembira melihat para pendukung kami merayakannya sebab saya tahu apa arti kemenangan di sini. Ya, ini merupakan kemenangan besar dalam pengertian area ini, namun ini hanya satu langkah dan bukan langkah besar dalam pengertian klasemen." Sessegnon memecah kebuntuan pada pertengahan babak pertama di St James Park.

James McClean merebut operan lemah dari Jonas Gutierrez dan memberi umpan kepada Sessegnon, yang mengecoh Gutierrez dan melepaskan tembakan mendatar melewati kiper Tim Krul dari jarak 25 yard.

Di Canio bereaksi dengan penuh semangat, pelatih baru Sunderland ini berlari ke pinggir lapangan dan melepaskan tinju ke udara dengan gembira.

Newcastle mendapat pukulan sebelum menit ke-60 ketika Krul harus keluar lapangan setelah keliru mendarat, dan Rob Elliot masuk mengisi tempatnya.

Gol tim tuan rumah pada menit ke-62 secara kontroversial dianulir karena "offside", meski Papiss Cisse terlihat berada di posisi "onside" ketika ia melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Johnson mengubah skor menjadi 2-0 melalui gol indah pada menit ke-74, bergerak dari kanan dan melepaskan tembakan dari jarak 20 yard ke dalam tiang gawang kiri. Kali ini Di Canio memilih untuk berseluncur dengan lututnya.

Vaughan menyudahi perlawanan Newcastle saat pertandingan tinggal menyisakan delapan menit, dengan melepaskan tembakan ke sudut kanan atas dari jarak 20 yard, meski pemain Wales itu terlihat berada dalam posisi "offside" ketika ia menerima bola.

"Kami lebih baik pada babak kedua namun pada momen krusial di pertandingan ini adalah ketika gol kami dianulir karena 'offside'," kata pelatih Newcastle Pardew.

"Hal ini tidak akan membuat kami senang sebab ini adalah kandang kami dan kami tidak ingin dikalahkan rival-rival kami. Saya akan memastikan hal ini menyakiti para pemain."

(Antara/Reuters/faa)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Fahmi Achmad
Editor : Others
Sumber : Newswire

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper