PIALA DUNIA 2014: Hodgson akui tak mustahil, Inggris juara

LONDON-- Roy Hodgson mengatakan Inggris memiliki pemain-pemain yang cukup berkualitas untuk bersaing dengan tim-tim papan atas dunia, dan mengatakan tidak "mustahil" bagi timnya untuk menjuarai Piala Dunia 2014.Pelatih Inggris itu berkata pada
News Editor | 24 Desember 2012 03:42 WIB

LONDON-- Roy Hodgson mengatakan Inggris memiliki pemain-pemain yang cukup berkualitas untuk bersaing dengan tim-tim papan atas dunia, dan mengatakan tidak "mustahil" bagi timnya untuk menjuarai Piala Dunia 2014.Pelatih Inggris itu berkata pada program BBC Radio Five pada Minggu, "Saya berharap bahwa saya tidak tersandung dengan berkata, 'baik, kami tidak memiliki pemain yang cukup atau tidak ada pemain-pemain yang berkualitas cukup bagus untuk bermain bagi Inggris' karena hal itu akan menjadi dakwaan yang sangat menyedihkan."

"Saya tahu terdapat banyak orang (pemain) asing di liga, namun terdapat banyak orang-orang (pemain) Inggris. Terdapat tujuh pemain Inggris yang bermain untuk Manchester United pada hari lain, dan mereka berada di papan atgas Liga Utama Inggris."

"Saya berharap sata tidak akan terbujuk untuk berkata bahwa beberapa kali saya menyamarkan kekecewaan saya saat menelankekalahan atau mencoba dan mengalihkan kesalahan kepada orang lain."

Inggris berada di peringkat kedua di Kualifikasi Piala Dunia Grup H, dua poin di bawah Montenegri setelah empat pertandingan dan Hodgson berkata, "Kami tetap bertujuan untuk menyelesaikannya di puncak grup dan tidak melalui situasi play off, di mana anda dapat dengan mudah kalah."

"Jika kami tidak dapat menjuarai grup maka mari berharap kepada Tuhan, kami dapat menduduki peringkat kedua dan memberi harapan bagi kami untuk setidaknya berada di play off, sebab tujuannya dalah mencapai Brazil pada 2014."

"Di dunia yang ideal kami akan melakukannya dengan menjuarai grup dan menguasainya, dan siap ketika saat itu datang, namun tidak tentu saja tidak ada jaminan bahwa menjuarai grup dan menguasainya membantu anda ketika anda berada di kompetisi final. Kami telah melihatnya dengan Inggris."

Mengenai prospek Inggris jika mereka lolos ke putaran final di Brazil ia menambahkan, "Anda dapat berkata kami jauh dari menjadi favorit (untuk Piala Dunia) oleh karena itu, itu (menjuarainya) bukan merupakan kecenderungan. Namun anda harus menghindar dari 'kemustahilan' di sepak bola."

"Terdapat banyak kesempatan bahwa kami dapat menunjukkan dalam urusan sepak bola, bahwa anda dapat berkata mustahil, namun orang-orang mampu melakukannya." "Seperti Chelsea kelihatannya tidak akan menjadi juara Eropa, khususnya setelah mereka mengganti manajer di pertengahan musim, namun mereka melakukannya."

"Itu dilakukan dengan mengalahkan Barcelona dan Bayern Muenchen, dua tim terbaik di Eropa dalam perjalanannya, maka saya akan tetap membiarkan mimpi ini hidup."

Inggris tersingkir dari Piala Eropa 2012 akibat kalah di adu penalti, dan Hodgson mengakui bahwa ia akan menyukai tendangan penalti dilakukan pada pertandingan-pertandingan persahabatan tahun depan, sehingga para pemain memiliki pengalaman sebenarnya melakukan hal itu di depan para penonton. 

"Itu akan menjadi ide yang bagus," tambahnya. "Anda mungkin dapat menyepakati dengan salah satu dari lawan-lawan kami bahwa, 'jika pertandingan berakhir imbang mari lakukan adu penalti'." (Antara/AFP/msb)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup