LIGA CHAMPIONS: Panas dingin Stamford Bridge iringi kegagalan Chelsea

LONDON: Malang nian nasib Chelsea di pentas Liga Champions musim ini.
Basilius Triharyanto | 06 Desember 2012 07:07 WIB

LONDON: Malang nian nasib Chelsea di pentas Liga Champions musim ini.

Tampil sebagai juara bertahan, jangankan membuka peluang untuk mempertahankan titel, Chelsea bahkan tak mampu menembus babak kedua sistem gugur setelah tersingkir di fase grup.
 
Klub asal London ini pun tersingkir secara menyedihkan di depan publik sendiri yang menyaksikan laga terakhir penyisihan grup dengan panas dingin.
 
Ya..situasi Stadion Stamford Bridge seolah berganti cepat dari panas menggelora menjadi dingin, hening menyedihkan setelah klub dipastikan tak mampu melangkah ke fase berikutnya.
 
Chelsea memang menang besar 6-1 atas tamunya Nordsjaelland, Kamis dini hari (6/12/2012) tetapi tak cukup untuk menghindarkan mereka sebagai juara bertahan pertama yang tersingkir di fase grup.
 
Penyebabnya tak lain karena kinerja terakhir Chelsea di fase grup E tersebut masih harus ditentukan oleh hasil pertandingan lain antara Juventus kontra Shakhtar Donetsk pada pertandingan lain yang digelar bersamaan.
 
Harapan publik Stamford Bridge tertuju kepada klub Ukraina Shaktar untuk bisa menjinakkan tamunya si Nyonya besar Juve asal Italia. Jika juve kalah maka the Blues Chelsea bisa mendampingi Shaktar menapaki fase berikutnya. 
 
Panas menggelora pecah di Stamfor Bridge setiap gol terukir bagi keunggulan Chelsea tetapi sempat kembali hening saat Nordsjaelland juga mampu menciptakan gol
 
Situasi panas penuh harapan kembali membahana atas gol-gol tambahan yang tercipta bagi Chelsea. Bahkan fans The Blues ikut meneriakkan "Shaktar" untuk memberi semangat klub Ukraina itu menjinakkan Juve.
 
Tak lama Stamford Bridge pun kembali hening saat berita Juventus mendapatkan gol pada menit ke-56 sampai di kalangan penonton.
 
Fakta memang berbicara lain, Juve justru meraup kemenangan tandang itu 1-0 atas Shaktar sekaligus mengubur mimpi fans The Blues menyaksikan klub kesayangannya melaju di Liga Champions. 
 
Kemenangan 6-1 atas Nordsjaelland seolah tak ada artinya meski Chelsea masih bisa menghibur diri dengan beberapa catatan kecil.
 
Mulai dari kemenangan perdana sang manajer baru Rafael Benitez, torehan dua gol Fernando Torres, hingga harapan baru di pentas Liga Europa yang dimasuki lewat status peringkat ketiga grup E. (ra)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup