Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUPORTER TEWAS: Persija vs PSPS dipindahkan ke Cilegon

JAKARTA: Terkait kasus pembunuhan tiga suporter di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Tim Sepakbola Persija Jakarta dipastikan tidak bisa menggunakan stadion utama tesebut pada 3 Juni mendatang saat menjamu PSPS Pekanbaru.Pengumuman pemindahan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  13:40 WIB

JAKARTA: Terkait kasus pembunuhan tiga suporter di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Tim Sepakbola Persija Jakarta dipastikan tidak bisa menggunakan stadion utama tesebut pada 3 Juni mendatang saat menjamu PSPS Pekanbaru.Pengumuman pemindahan tempat bertanding ini diungkapkan oleh Karo Ops Polda Metro Jaya, Agung Budhi M, Rabu (30/5) di Polda Metro Jaya."Pagi ini saya mendapat informasi bahwa pertandingan Persija pada 3 Juni akan dilaksanakan di Cilegon (Stadion Krakatau Steel/KS). Pemindahan ini untuk menghormati suasana duka keluarga," ujarnya.Sebelum dibuat keputusan ini, menurut Agung, Polda Metro Jaya lebih dulu berkoordinasi dengan The Jack (sebutan suporter Persija) dan sempat muncul dua opsi. Kedua opsi tersebut ialah menunda jadwal pertandingan atau memindahkan pertandingan keluar Jakarta.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan pengamanan untuk 3 Juni nanti akan diserahkan pada Polda Banten berkoordinasi dengan The Jack. "Pengamanan akan dilakukan oleh Polda Banten bekerjasama dengan The Jack dan pemilik stadion," pungkasnya.Polda sendiri mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin mengamankan pertandingan Persija vs Persib, Minggu (27/6) lalu. Persiapan pengamanan dilakukan tiga hari sebelum pertandingan dimulai."Kami juga sudah buat kesepakatan dengan The Jack dan Viking. Apabila pertandingan dimainkan di Jakarya maka pendukung Persib tidak boleh datang. Begitu juga sebaliknya," kata Agung.Agung menambahkan sebelum pertandingan dimulai, Polda menangkap enam orang yang tertangkap membawa senjata tajam, petasan dan narkoba. Sementara kasus pembunuhan tiga suporter ini masih dalam penyelidikan polisi.Sejauh ini sudah ada 18 orang saksi yang diperiksa mulai dari suporter, korlap (koordinator lapangan), dan juga polisi yang mengamankan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Toni Harmanto mengatakan, polisi masih perlu banyak bahan termasuk dari masyarakat untuk menuntaskan kasus ini. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mahmudi Restyanto

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top