Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KISRUH PSSI: Wajar jika kongres FIFA tak agendakan soal PSSI

JAKARTA: Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan wajar jika kasus yang terjadi dalam persepakbolaan Indonesia memang tidak masuk materi Kongres FIFA yang berlangsung di Budapest, Hongaria pada Kamis 24 Mei 2012.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  01:59 WIB

JAKARTA: Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan wajar jika kasus yang terjadi dalam persepakbolaan Indonesia memang tidak masuk materi Kongres FIFA yang berlangsung di Budapest, Hongaria pada Kamis 24 Mei 2012.

 

"Kasus Indonesia memang tidak dituangkan dalam agenda kongres FIFA, karena materi atau agenda kongres FIFA sudah disiapkan dan dikirimkan ke semua anggotanya sejak 6-8 minggu sebelumnya," ujar La Nyalla, Selasa23 mei 2012.

 

Hal ini dikatakan La Nyalla ketika dimintai tanggapannya atas rasa gembira yang ditunjukkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yang ikut menghadiri sidang pra kongres di Budapest tersebut seperti disampaikan oleh Manajer Media PSSI Djohar Arifin, Tommy Arif.

 

La Nyalla memaparkan, seluruh anggota FIFA melihat Indonesia dan PSSI sebagai sebuah institusi atau lembaga, bukan kepada kepemimpinan ketua umumnya.

 

"Dengan demikian maka pergaulan internasional dalam forum kongres adalah sebuah kelaziman yang menyiratkan suasana cair, bersahabat dan hal ini merupakan hal normal dan biasa. " ujarnya.

 

La Nyalla sendiri telah dipilih sebagai ketua umum PSSI 2012-2016 oleh 81 anggota PSSI dalam KLB di Ancol pada 18 Maret lalu.

 

Adanya dua kongres yang digelar bersamaan pada hari tersebut membuat FIFA dan AFC melihatnya sebagai sebuah permasalahan penting. (Antara/Bsi)

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:

METRODATA ELECTRONICS Siapkan Right Issue

PASAR SURAT UTANG: Investor Cenderung Wait & See

Danareksa Investment Rilis RDPT Infrastruktur

AKSI ALIBABA: Berniat Beli Sahamnya Dari Yahoo! Senilai US$7 Miliar

HARGA EMAS: Pasar Keuangan Tertekan, Logam Mulia Melonjak

TRANSAKSI AFILIASI: Adi Karya Pinjamkan APR Rp57,1 Miliar

TOPIK AKTUAL PILIHAN REDAKSI:

KASUS NARKOBA: Sabu-Sabu Di Sumut Banyak Berasal Dari Malaysia

TRAGEDI SUKHOI: Wah.. Ada Dugaan Penipuan Jamsostek!

JUSUF KALLA: Memimpin Bisnis Beda Dengan Pemerintahan

DAUD YORDAN Naik Ring Lagi Juli

 

ENGLISH NEWS:

PALM OIL Climbs As Biggest Weekly Drop In 5 Months Lures Buyers

PLN To Spend IDR2.54 Trillion For VILLAGE ELECTRICITY Program

ARC Broadens Relationship With ANGLO AMERICAN In Indonesia

MARKET OPENING: Index Fall 46.79 Point

MARKET MOVING: BCA Eyes IDR4 Trillion Infrastructure Loans

RUPIAH Advances Most In Two Weeks On CHINA Pledge

JANGAN LEWATKAN

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.Com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top