Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIGA CHAMPION: Secara matematis, Lini depan Bayern lebih tajam ketimbang Chelsea

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Mei 2012  |  22:54 WIB

 

Kinerja lini depan finalis selama Liga Champions Eropa 2011/2012

CHELSEA

BAYERN

KostumNamaMain GoalKostumNamaMain Goal
9Fernando Torres939Nils Petersen30
10Juan Mata11211Ivica Oli42
11Didier Drogba7525Thomas Müller111
21Salomon Kalou6233Mario Gomez1112
23Daniel Sturridge70    

Sumber: uefa.com

 

JAKARTA:  Final Liga Champion Eropa yang akan digelar Minggu 20 Mei 2912 dini hari pukul 01:45 akan menampilkan adu ketajaman lini depan Chelsea dan tuan rumah Bayern München. Secara matematis, lini depan Bayern lebih tajam jika menilik statistik pertandingan.

 

Namun, ajang final bergengsi klub Eropa yang digelar di Stadion Fußball Arena München 3,5 ke dapan akan membuktikan apakah kalkulasi matematis tersebut berlaku.

 

Jika kita sandingkan secara head to head pemain lini depan antara kedua kesebelasan, Chelsea memiliki koleksi pemain lebih banyak, yaitu 5 orang (Fernando Torres,Juan Mata,Didier Drogba,Salomon Kalou,Daniel Sturridge).

 

Sementara itu Bayern hanya memiliki koleksi  5 pemain depan (Nils Petersen,Ivica Oli,Thomas Müller, Mario Gomez).

 

Akan tetapi kalau dilihat dari output-nya, Bayern lebih unggul karena  sepanjang pertandingan Liga Champion Erop 2011/2012 menjelang final,striker  tuan rumah telah mengoleksi 15 gol. Bandingkan dengan striker Chelsea yang mengoleksi  12 gol.

 

Kalau diperdalam lagi secara head to head pemain depan yang paling menonjol di antara kedua finalis, Chelsea diwakili oleh Didier Drogba, sedangkan Bayern ada Mario Gomez.

 

Mau tahu koleksi gol kedua striker itu? Output-nya ternyata sangat timpang.  Mario Gomez  telah dimainan sebanyak  11 pertandingan  dengan menciptakan 12 goal, artinya indeks goal pemain berdarah Brasil itu  adalah 109,1%.

 

Sementara itu Drogba  diturunkan dalam 7 pertandingan dengan koleksi goalnya  5. Dengan kata lain indeks  goal pemain asal Pantai Gading itu adalah  71,4%.

 

Secara matematis, dengan indeks seperti itu jelas Bayern layak diungulkan.  Akan tetapi, di balik keunggulan itu, Bayern justru memiliki titik kelemahan di diri Gomez. 

 

Jika  Chelsea berhasil mematikan striker Bayern itu, maka ketajaman  lini depan Bayern bisa diredam. Selain itu, kinerja  4 striker Bayern tersebut sangat timpang, karena  80% goal striker Bayern di Liga Champion berasal dari kaki Gomez. Sebaliknya, output striker Chelsea ralatif lebih merata.

 

Sekalai lagi, ini hanya utak-atik matematis. Karena bagaimana pun juga sepak bola adalah permainan kolektif antar pemain lini depan, tengah, dan belakang.

 

Jangan lupa,  4 goal Bayern sepanjang turnamen Liga Champion Erop 2011/2012 justru lahir dari pemain sayap Arjen Robben. Pemain berdarah Belanda itu telah mengoleksi 4 goal.

 

Mudah-mudahan utak-atik matematika ini bisa menjadi  referensi dalam melihat kekuatan dan kelemahan tim favorit  Anda. (sut)

 
 
 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sutarno

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top