LIGA CHAMPIONS: 5 Jurus CHELSEA redam BARCELONA

 
News Editor | 18 April 2012 17:55 WIB

 

LONDON: Apa yang harus dilakukan pelatih Chelsea Roberto Di Matteo ketika berhadapan dengan tim kelas dunia dari tanah Spanyol Barcelona?

 

The Blues tengah menyiapkan lima jurus untuk meredam aksi operan-operan pendek tiada henti khas tim Catalan itu.

 

Manajer asal Italia itu tidak bisa mengabaikan dukungan penuh dari publik The Blues. Ini lantaran laga leg pertama semifinal Liga Champions itu digelar di Stamford Bridge pada Rabu waktu setempat, 18 April 2012.

 

Sebagai pelatih sementara Chelsea, Di Matteo diharapkan bersikap lebih ‘rendah hati’ dengan senantiasa berkaca dari pelatih berpengalaman lainnya, misalnya Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho, sebagaimana dikutip dari situs MirrorFootball.

 

Berikut ini lima jurus yang perlu dilakukan Di Matteo jika ingin terus menggenjot kemampuan pasukan Chelsea, apalagi lawan yang dihadapi sekelas Barcelona di bawah pelatih Josep Guardiola.Jurus pertama: Chelsea diharapkan mampu memanfaatkan rasa puas diri yang boleh jadi dialami oleh pasukan Barca.

 

Musim ini, tim Catalan itu menuai hasil luar biasa di bawah polesan Guardiola. Kepercayaan diri mereka begitu membuncah lantaran mampu mengoleksi sejumlah gelar. Ini justru dapat mengaburkan dan mengganggu punggawa Barca sendiri.

 

Guardiola juga tidak jarang mengingatkan kepada anak asuhannya agar mampu memanfaatkan setiap peluang, padahal mereka justru ciamik dengan penguasaan bola.

 

Mereka kerapkali tampak asyik memeragakan aksi tiki-taka, ujung-ujungnya mereka membuang-buang kesempatan mencetak gol. Ini justru titik lemah yang perlu dimanfaatkan oleh kubu Chelsea.

 

Jurus kedua: Chelsea perlu memanfaatkan kondisi pemain Barca yang bukan tidak mungkin kini mengidap kelelahan lantaran telah melewati banyak laga musim ini. Padatnya jadwal bertanding kerapkali membuat Pep Guardiola perlu memutar otak.

 

Akibatnya, sejumlah pemain inti Barca mengalami kelelahan. Sejumlah pemain tidak lagi bugar, padahal mereka perlu tampil konsisten di setiap laga puncak. Rotasi kecil-kecilan perlu dilakukan agar pemain terhindar dari kelelahan.

 

Jurus ketiga: Publik pecinta bola banyak mendengar kehebatan Barca dalam melancarkan serangan demi serangan ke lini pertahanan lawan. Lini belakang Barca relatif terabaikan, utamanya kelugasan pergerakan dari bek Gerard Pique.Mantan pemain Manchester United itu kerapkali menjadi bulan-bulanan media massa berkaitan dengan hubungannya dengan penyanyi Shakira. Rumor beredar seputar ‘kemesraan’ keduanya di sebuah pesta malam hari.Dari sejumlah pertandingan, sejumlah pengamat mencermati penampilan Pique. Pemain ini punya kelugasan dan kekuatan bahkan kecermatan dalam pengambilan posisi.

 

Kecepatan juga menjadi isu utama di lini belakang Barca. Di Matteo perlu meningkatkan daya juang pemain depannya. 

Jurus keempat: Pemain Chelsea agar tetap fokus menekan tiada henti lini tengah Barca. Klub London barat ini perlu mengatur alur bola dengan skema permainan apik. Tutuplah pergerakan setiap pemain Barca seraya meningkatkan ketangguhan dan kekokohan lini belakang Chelsea.

 

Pemain Chelsea perlu meningkatkan kecermatan dalam melepaskan setiap operan. Jangan beri kesempatan kepada pemain Barca untuk leluasa bergerak mengembangkan skema permainan. Bola-bola Barca akan bergerak cepat dan tepat.

 

Jurus kelima: Kubu Chelsea perlu lebih mendayagunakan peran Juan Mata. Penampilan pemain asal Spanyol ini masih belum konsisten benar bagi Chelsea. Ia perlu lebih aktif memberi kontribusi dari lini tengah.

 

Mata punya modal ketrampilan teknis mumpuni, pergerakan yang tangguh dan penempatan posisi yang kerapkali tepat. Faktor ini bukan tidak mungkin mengancam pasukan Catalan. (Antara/ea)

Sumber : Newswires

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top