JELANG MILAN VS GENOA: Tak ada pilihan

MILAN: Dengan hanya tersisa enam laga sebelum Seri-A musim ini benar-benar berakhir, AC Milan tak mempunyai pilihan selain fokus 100 persen merebut sebanyak mungkin poin demi mempertahankan gelar Scudetto.
News Editor | 14 April 2012 15:19 WIB

MILAN: Dengan hanya tersisa enam laga sebelum Seri-A musim ini benar-benar berakhir, AC Milan tak mempunyai pilihan selain fokus 100 persen merebut sebanyak mungkin poin demi mempertahankan gelar Scudetto.

 

Menjaga dominasi di liga domestik untuk saat ini lebih penting dari pada memikirkan meraih kejayaan di pentas Eropa.

 

Satu-satunya ancaman yang berpotensi menghambat laju Rossonerri di laga berikutnya adalah saat menghadapi rival sekota, Inter Milan. Sisanya, klub besutan Massimiliano Allegri ini diprediksi mampu merebut poin penuh.

 

Seperti saat menghadapi Genoa di San Siro, Sabtu 14 April 2012) malam WIB. Menghadapi lawan yang menempati peringkat keempat dari dasar klasemen seharusnya bukan jadi pekerjaan yang terlalu sulit bagi Milan.

 

Apalagi kali ini mereka tampil di kandang. Dukungan suporter bakal memberikan keuntungan moral Zlatan Ibrahimovic cs.

 

Badai cedera

Tapi perlu diingat, Milan masih belum dalam kondisi terbaiknya. Badai cedera dan hukuman yang menimpa beberapa pemain kunci masih jadi persoalan serius.

 

Namun Allegri mampu membuktikan mereka mampu melaluinya dengan baik saat menaklukkan Chievo dengan skor tipis 1-0.

 

Menghadapi skuat besutan Alberto Malesani ini, Milan belum akan diperkuat Abate, Thiago Silva, Kevin-Prince Boateng, Alexandre Pato dan Massimo Ambrosini.

 

Kabar baiknya, Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso, Clarence Seedorf  dan Mark van Bommel sudah bisa dimainkan.

 

“Saya yakin dengan apa yang akan kami capai di akhir musim. Laga-laga terakhir selalu sulit bagi siapa saja,” ungkap gelandang Milan, Sulley Muntari, seperti dilansir goal.com.

 

“Kekalahan (dari Fiorentina) itu masa lalu. Sekarang kami harus fokus menghadapi Genoa. Kami tahu kami harus memenangkan laga ini,” lanjut pemain Ghana tersebut.

 

Kurang nasib baik

Di kubu lawan, Genoa merupakan salah satu tim yang kurang bernasib baik musim ini. Terakhir, mereka tak mampu merebut kemenangan di 11 laga beruntun atau sejak pertengahan Februari.

 

Catatan ini bisa saja semakin bertambah jika mereka takluk di tangan Milan.

 

Keberhasilan menahan imbang 2-2 Juventus mungkin adalah satu-satunya keberhasilan yang bisa mereka lakukan untuk terhindar dari jurang zona degradasi.

 

Dengan hanya terpaut tiga poin dengan peringkat ke-12, dan dua poin dari zona merah, Genoa berpotensi memberikan kejutan lantaran motivasi tambahan yang mereka miliki.

 

Seiring akan berakhirnya musim ini, Malesani mulai mengubah formasi timnya dari 4-3-3 menjadi 4-4-2.

 

Dan saat menghadapi Milan nanti, formasi terbaru ini sepertinya yang akan diterapkan Malesani untuk meredam penguasaan bola Milan di lini tengah sekaligus mengintensifkan serangan melalui sektor sayap. (Bsi)

Sumber : Kaled Hasby Ashshidiqy/JIBI/Solopos

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top