David pun bisa mengalahkan Goliath di Borisov Stadium

Meski mengemas nilai yang sama, bukan berarti tim-tim yang menghuni Grup H Liga Champions sama kuat. Pada matchday 1 kebetulan saling bertemu dua tim unggulan yaitu Barcelona vs AC Milan dan dua tim nonunggulan Viktoria Plzen vs BATE Borisov.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 28 September 2011  |  14:56 WIB

Meski mengemas nilai yang sama, bukan berarti tim-tim yang menghuni Grup H Liga Champions sama kuat. Pada matchday 1 kebetulan saling bertemu dua tim unggulan yaitu Barcelona vs AC Milan dan dua tim nonunggulan Viktoria Plzen vs BATE Borisov.

 

Tentunya, pada mathday ke-2 tim-tim unggulan akan ngotot dalam meraih poin penuh. Barcelona yang bertandang ke kandang BATE tentunya bukan hanya menargetkan poin penuh, tapi gol sebanyak-banyaknya.

 

BATE Borisov boleh berbangga hati dengan status juara Liga Belarusia dalam lima musim beruntun yang mereka usung.

 

Namun, saat menginjak panggung Eropa, peruntungan klub milik Anatoli Kapski, yang mengubah BATE Borisov dari sekedar pabrik suku cadang traktor menjadi sebuah klub sepakbola yang disegani, belum sesuai harapan.

 

Setelah dikalahkan Villarreal 1-4 di El Madridigal dan 0-2 di Minks saat tampil di Liga Europa 07/08, BATE Borisov menderita kekalahan away dan home berupa skor 0-2 dan 0-1 dari Real Madrid di LC.

 

Namun terpercik harapan karena konon Barca selalu mengalami kesulitan setiap kali bertandang ke wilayah Eropa timur, khususnya Rusia dan sekitarnya, sejak era Johan Crufff, Frank Rijkaard, hingga Pep Guardiola.

 

Sejak ditahan imbang Real Sociedad di jornada 3 La Liga, lalu disusul hasil 2-2 melawan Milan, grafik Barcelona sedikit naik saat pada laga terakhir menghancurkan Osasuna 8-0. Pep sendiri semakin nyaman dengan formasi 3-4-3.

 

Dengan dikorbankannya satu bek murni, motor Barcelona praktis tak mengalami gangguan karena Sergio Busquets bertindak sebagai sweeper yang siap menahan bola sebelum masuk ke wilayah 16 meter Barcelona.

 

Satu slot kosong pun otomatis bisa memfasilitasi gelandang serang. Karena itu, Xavi bisa merumput berbarengan dengan Thiago Alcantara, Pedro, Cesc Fabregas, serta David Villa dan Lionel Messi.

 

Bermodal enam gelandang ini, wajar penguasaan bola Barcelona kian dominan. Imbasnya serangan pun mengganda dan gol tinggal menunggu waktu untuk dilesakkan para delantero.

 

Ini adalah pertama kalinya BATE melawan Barcelona. Namun, anak asuh Viktor Goncharenko ini sudah pernah dua kali melawan tim Spanyol, Real Madrid, dan Villareal, di mana semuanya berakhir dengan kekalahan.

 

BATE hanya mampu meraih satu poin dari total sembilan poin di kandang sendiri saat debut di Liga Champions musim 2008/2009. Akan tetapi, sejak babak kualifikasi Liga Champions musim lalu, BATE hanya kalah sekali dari 11 pertandingan kandang.

 

Striker BATE Mateja Kezman pernah melawan Barcelona saat masih membela Chelsea di Liga Champions 2004/2005. Saat itu Chelsea berhasil mengalahkan Barcelona dengan agregat 5-4 di babak 16 besar.

 

Kezman juga pernah mengalahkan Barcelona 2-1 bulan September 2005, Kezman mencetak satu gol.

Kini, Kezman bersiap menebar bencana di wilayah belakang El Barca, dan siap membuktikan bahwa David pun bisa mengalahkan Goliath di Borisov City Stadium.

 

Starting eleven BATE kemungkinan besar akan diisi Gutor, Filipenko, Bordachev, Simic, Baga, Renan, Volodko, Rudik, Olekhnovich, Kezman, dan Kontsevoy. Sedangkan Barca kemungkinan besar akan menurunkan Valdes, Abidal, Alves, Pique, Puyol, Mascherano, Xavi, Fabregas, Messi, Pedro, dan David Villa.(api)

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top