Semenanjung Korea Tegang, Malaysia Larang Atletnya Tanding di Kualifikasi Piala Asia 2017

Malaysia, Kamis (28/9/2017) , melarang warganya bepergian ke Korea Utara (Korut) , dan menghalangi lagi partisipasi tim sepak bolanya dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia 2017 di Korea Utara, karena ketegangan di Semenanjung Korea akibat pengembangan misil dan nuklir Pyongyang.
Newswire | 29 September 2017 08:34 WIB
Lokasi uji coba nuklir Korut di Pegunungan Pungye-ri. - Google/38 north

Bisnis.com, KUALA LUMPUR - Malaysia, Kamis (28/9/2017) , melarang warganya bepergian ke Korea Utara (Korut) , dan menghalangi lagi partisipasi tim sepak bolanya dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia 2017 di Korea Utara, karena ketegangan di Semenanjung Korea akibat pengembangan misil dan nuklir Pyongyang.

Malaysia merupakan salah satu dari segelintir negara yang masih memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara, namun hubungan tersebut telah tegang sejak pembunuhan saudara tiri laki-laki Kim Jong-un di bandara Kuala Lumpur pada tahun ini.

Larangan perjalanan akan ditinjau kembali setelah situasi kembali normal, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Larangan itu juga mencakup perjalanan tim sepak bola Malaysia ke Pyongyang untuk pertandingan 5 Oktober, demikian Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia, Reezal Merican.

"Larangan perjalanan mencakup semua warga Malaysia, dan tim sepak bola nasional Malaysia juga disertakan," kata dia.

Berita itu menyebabkan pertandingan ditunda untuk ketiga kalinya. Konfederasi Sepak Bola Asia mengatakan dalam pernyataan singkat, situasinya akan mengacu pada komite sepakbola yang bersangkutan untuk menentukan status masa depan dari pertandingan itu.

Badan regional itu mengatakan, mereka memutuskan menunda pertandingan setelah Asosiasi Sepak Bola Malaysia mengatakan timnya terhambat larangan bepergian.

Pertandingan telah ditunda sampai 8 Juni dari tanggal aslinya 28 Maret, namun kedua tanggal itu akhirnya juga dibatalkan karena kekhawatiran Malaysia akan keamanan pemainnya.

Pekan lalu, Korea Utara mengabulkan akses wilayah udara untuk presiden badan sepakbola Malaysia, anggota kerajaan Malaysia Tunku Ismail Sultan Ibrahim, kapanpun yang dia inginkan, sementara Pyongyang bersiap menjadi tuan rumah pertandingan Piala Asia 2017.

Sumber : Antara

Tag : korut
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top