Bisnis Indonesia - bisnis.com
Senin, 26 September 2016

Sangat Dibenci Mourinho, Ini Komentar Santai Wenger

Newswire Jum'at, 23/09/2016 23:25 WIB
Sangat Dibenci Mourinho, Ini Komentar Santai Wenger
jose-mourinho-reu-eddie-keogh.jpg Pelatih Arsenal Arsene Wenger (kiri) dan pelatih Chelsea Jose Mourinho (kanan) nyaris adu fisik pada pertemuan pertama musim 2015-2016 di Stadion Stamford Bridge, London, markas Chelsea
independent.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Jose Mourinho sangat membenci Arsene Wenger, bahkan berkata pernah ingin menghancurkan wajah pelatih asal Prancis itu. Hal tersebut terungkap dalam buku Jose Mourinho: Up Close and Personal karya Robert Beasley, wartawan yang dikenal dekat dengan Mourinho.

Dalam buku itu diungkapkan berbagai cerita di balik insiden yang melibatkan Mourinho dan Wenger, ketika Mourinho masih menangani Chelsea.

Lalu, bagaimana Wenger menyikapi buku tersebut? "Saya belum baca bukunya dan jelas tidak akan membacanya. Jadi saya tidak bisa berkomentar," katanya. "Saya hanya bicara tentang sepak bola dan itulah yang akan saya lakukan. Saya tidak sedang dalam mode untuk merusak. Saya tidak pernah berusaha merusak. Saya lebih suka membangun. Jadi saya tidak akan berkomentar."

Wenger akan memimpin Arsenal menghadapi Chelsea pada Sabtu malam. "Saya tidak ingin berkomentar apa pun, apalagi kami akan bertanding melawan Chelsea besok. Saya berfokus untuk laga besok dan kami ingin bermain sepak bola. Saya tidak punya masalah dengan siapa pun. Saya menghormati semua orang dalam olahraga ini," ujarnya. "Saya juga tidak merasa sering mengomentari tim lain. Terkadang, saya hanya mengatakan apa yang saya pikirkan karena memang begitulah saya." 

Ia menyebutkan semua yang ditanyakan wartawan tak ada kaitannya dengan laga besok. "Secara pribadi, saya hanya berfokus melakukan tugas saya dan menghormati semua orang. Saya akan membuat buku suatu hari, tapi saat ini belum siap," tuturnya.


Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...